Senin, Oktober 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

redaksi
19 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Topan super (super thyphoon) Champi pada Senin (19/10) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 14 meter (46 kaki), kata kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Pada saat yang sama, kecepatan gerak siklon sedikit melambat karena terbentuknya wilayah col (titik pertemuan antara dua sistem tekanan tinggi) di sebelah utara sistem tersebut, yang melemahkan gradien pengarah (steering gradient).

Mengenai intensitas, menurut JTWC, siklus penggantian dinding mata badai (eyewall replacement cycle) tampaknya telah selesai, dan kondisi atmosfer secara umum mendukung dimulainya kembali penguatan intensitas.

Selama 2 hari ke depan, sistem ini akan melintasi wilayah perairan dengan kandungan panas laut tertinggi di Pasifik Barat, yang menyediakan energi termodinamika kuat untuk mendukung penguatan intensitas yang berkelanjutan, kata JTWC.

Faktor pembatas utama adalah tingginya kemungkinan terjadinya kembali siklus penggantian dinding mata badai dengan waktu, durasi, dan skalanya masih sangat tidak pasti.

JTWC mengatakan siklon ini diperkirakan akan kembali mencapai intensitas topan super dalam 12 jam ke depan, dengan puncak kekuatan mendekati 260 km per jam (140 knot) dalam 24 jam.

Namun ini bergantung pada siklus penggantian dinding mata. Dalam 3 hari, meningkatnya geseran angin (wind shear) dan naiknya air dingin dari lapisan yang lebih dalam (upwelling), di tengah melambatnya kecepatan gerak sistem, akan menghambat perkembangannya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: HKOJMAJTWCTopan Champi
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

Next Post

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Postingan Terkait

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

19 Oktober 2026
Terjerat Impor Ikan

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

19 Oktober 2026

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

10 Tahun Riset Pusaran Arus Laut, Peneliti BRIN Kembangkan Pemantauan Berbasis Satelit

Topan Super Champi di Utara Timur Laut Jayapura

El Niño Mengubah Warna Lautan

Satelit NASA Mengamati dan Melacak El Niño di Pasifik Khatulistiwa

Next Post
Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

TERBARU

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

10 Tahun Riset Pusaran Arus Laut, Peneliti BRIN Kembangkan Pemantauan Berbasis Satelit

AmsiNews

REKOMENDASI

Tidak Mudah Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Korban Tewas Badai Besar Helene Bertambah Menjadi 35 Orang, Jutaan Rumah Tanpa Listrik

Topan Yinxing Bergerak Menuju Laut Cina Selatan

Gempa di Barat Laut Pulau Karatung Berasosiasi Dengan Penunjaman Lempeng Filipina

Siklon Tropis Kembali Akan Mendarat di Pulau Honshu, Jepang

Kota Gorontalo dengan Inovasi Tiga Dimensi Smart City

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.