Selasa, Agustus 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

redaksi
18 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Ilustrasi pasir pantai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Laporan terbaru Program Lingkungan PBB (UNEP) menyoroti bukti dari berbagai belahan dunia penambangan pasir yang tidak berkelanjutan.

Kondisi ini menyebabkan kekurangan pasokan dan mengakibatkan degradasi lingkungan serta meningkatnya penentangan dari masyarakat yang terkena dampak dan mata pencaharian mereka terancam.

Data dari Marine Sand Watch UNEP menunjukkan sekitar setengah dari perusahaan pengerukan beroperasi di dalam Marine Protected Areas (MPA) atau Kawasan Lindung Laut, yang mencakup 15 persen dari volume pasir yang dikeruk.

Memastikan bahwa perlindungan tersebut menghasilkan hasil ekologis yang berarti akan membutuhkan penilaian dampak yang kuat, pengambilan keputusan yang transparan, dan pemantauan jangka panjang yang efektif untuk mencegah MPA menjadi zona penambangan de facto.

Laporan UNEP tentang ”Pasir dan Keberlanjutan: Sumber Daya Penting untuk Alam dan Pembangunan” juga menyoroti ketegangan mendasar: setelah diekstraksi dan diubah menjadi beton, aspal, kaca, dll., pasir secara efektif hilang dari sistem alami (“pasir mati”).

Sebaliknya, pasir di sungai, delta, dan zona pesisir (“pasir hidup”) terus menopang stabilitas lanskap kita dan fungsi ekosistem yang penting: menyaring air, mengatur aliran sungai, melindungi garis pantai dari erosi dan gelombang badai, mencegah salinisasi akuifer pesisir, dan mempertahankan keanekaragaman hayati.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: PasirPasir LautTambang PasirUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penggunaan Pasir Berlebihan Mengancam Ekosistem dan Mata Pencaharian

Next Post

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Postingan Terkait

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

25 Agustus 2026
Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

25 Agustus 2026

Banjir di Vietnam Utara Meluas, Badai Tropis Narra Masih Berada di Teluk Tonkin

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Badai Tropis Gaenari Mendarat di Pesisir Fujian Cina

Pesona Dermaga Luluo: Keindahan Laut, Nelayan dan Kehangatan Masyarakat Pesisir Kabupaten Gorontalo

Next Post
Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

TERBARU

Catatan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 7 Hingga 23 Agustus

Titik Api dan Kebakaran di Pulau Kalimantan Bertambah

Banjir di Vietnam Utara Meluas, Badai Tropis Narra Masih Berada di Teluk Tonkin

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

AmsiNews

REKOMENDASI

5 April Batas Pendaftaran UTBK–SNBT di Universitas Negeri Gorontalo

Mahasiswa UNG Lolos Kompetisi Debat Tingkat Nasional

Bagaimana bermain online menjadi bagian dari kebiasaan digital pendapat ahli

148 Tukik Penyu Sisik Dilepas di Pulau Lea, Maluku Tenggara

Menyoroti Limbah Industri Mode dan Tekstil

Jangan Lewatkan, Malam Ini Hujan Meteor Perseid dan Supermoon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.