Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

redaksi
18 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Ilustrasi pasir pantai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Laporan terbaru Program Lingkungan PBB (UNEP) menyoroti bukti dari berbagai belahan dunia penambangan pasir yang tidak berkelanjutan.

Kondisi ini menyebabkan kekurangan pasokan dan mengakibatkan degradasi lingkungan serta meningkatnya penentangan dari masyarakat yang terkena dampak dan mata pencaharian mereka terancam.

Data dari Marine Sand Watch UNEP menunjukkan sekitar setengah dari perusahaan pengerukan beroperasi di dalam Marine Protected Areas (MPA) atau Kawasan Lindung Laut, yang mencakup 15 persen dari volume pasir yang dikeruk.

Memastikan bahwa perlindungan tersebut menghasilkan hasil ekologis yang berarti akan membutuhkan penilaian dampak yang kuat, pengambilan keputusan yang transparan, dan pemantauan jangka panjang yang efektif untuk mencegah MPA menjadi zona penambangan de facto.

Laporan UNEP tentang ”Pasir dan Keberlanjutan: Sumber Daya Penting untuk Alam dan Pembangunan” juga menyoroti ketegangan mendasar: setelah diekstraksi dan diubah menjadi beton, aspal, kaca, dll., pasir secara efektif hilang dari sistem alami (“pasir mati”).

Sebaliknya, pasir di sungai, delta, dan zona pesisir (“pasir hidup”) terus menopang stabilitas lanskap kita dan fungsi ekosistem yang penting: menyaring air, mengatur aliran sungai, melindungi garis pantai dari erosi dan gelombang badai, mencegah salinisasi akuifer pesisir, dan mempertahankan keanekaragaman hayati.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: PasirPasir LautTambang PasirUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penggunaan Pasir Berlebihan Mengancam Ekosistem dan Mata Pencaharian

Next Post

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Postingan Terkait

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

17 Juni 2026
2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

17 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Next Post
Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

TERBARU

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Mendarat di Bangladesh Badai Sitrang Menewaskan 9 Orang

Kaltim Dorong Pendanaan Inovatif dari Karbon Biru untuk Konservasi Pesisir

Pengguna Alat Tangkap Ikan Tidak Ramah Lingkungan 0,5 Persen

Melihat Pasokan Kepiting-Rajungan Dunia

Mikroplastik Berpotensi Menjadi Masalah Bagi Manusia

Ini 5 Alasan Mengapa Kesehatan Tanah Menurun di Seluruh Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.