Badai Tapah akan terus membawa hujan deras dan badai petir ke Muara Sungai Mutiara hari ini, kata Observatorium. Gelombang laut diperkirakan akan tinggi dan gelombang pasang, sehingga warga diimbau untuk menjauh dari pantai dan menghindari semua aktivitas air.
Dalam satu jam terakhir, Ngong Ping, Green Island dan Cheung Chau mencatat kecepatan angin maksimum berkelanjutan masing-masing sebesar 84, 71 dan 64 kilometer per jam, dengan hembusan maksimum masing-masing melebihi 111, 87 dan 82 kilometer per jam.
Melansir Xinhua, Tapah menerjang Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, Senin sekitar pukul 08.50 pagi, waktu setempat.
Nenurut observatorium meteorologi provinsi topan tersebut, dengan kekuatan angin maksimum di dekat pusatnya mencapai 30 meter per detik, menghantam daratan di Kota Jiangmen, Guangdong.
Otoritas meteorologi memperkirakan bahwa Tapah akan terus bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 20 km per jam, dan secara bertahap melemah.
Penutupan Sekolah dan Penghentian Transportasi
Xinhua melaporkan sekolah ditutup, kereta api dan feri dihentikan, serta warga dievakuasi saat Topan Tapah mendekati Provinsi Guangdong.
Kota-kota termasuk Jiangmen, Maoming, dan Zhuhai telah mengeluarkan peringatan topan dan mengumumkan penutupan sekolah. Otoritas perkeretaapian mengatakan semua kereta di jalur Shenzhen-Zhanjiang dan Guangzhou-Maoming akan dihentikan sementara pada hari Senin, dengan layanan diperkirakan akan dilanjutkan secara bertahap pada hari Selasa.




