Senin, Juni 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Wipha Menuju Teluk Tonkin Setelah Pendaratan Kedua di Pulau Hailing

redaksi
21 Juli 2025
Kategori : Berita
0
Topan Wipha Menuju Teluk Tonkin Setelah Pendaratan Kedua di Pulau Hailing

Topan (Typhoon) di pesisir Cina Selatan, Senin (21/7). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Setelah memasuki Teluk Tonkin, sistem ini akan menghabiskan sekitar 24 hingga 30 jam di atas air sebelum mencapai delta Sungai Merah di tenggara Hanoi, Vietnam, dalam waktu sekitar 36 jam.

Dengan hanya beberapa jam tersisa di darat, kemungkinan besar intensitasnya saat ini akan dipertahankan setelah Kembali di atas air.

Dengan suhu permukaan laut melebihi 31°C di beberapa Lokasi, kemungkinan sistem akan menguat, setidaknya hingga mencapai kekuatan badai tropis tingkat tinggi dan berpotensi kembali ke kekuatan topan sebelum mencapai daratan di Vietnam.

Satu-satunya hambatan potensial adalah geseran timur laut yang moderat dan seberapa cepat konveksi dapat membentuk kembali dan menangkal geseran tersebut.

Setelah sistem bergerak ke daratan di Vietnam, sistem akan melemah dan menghilang dengan cepat di Laos utara dalam 3 hari.

Mendarat Kedua Kali

Melansir Xinhua Topan Wipha mendarat untuk kedua kalinya di dekat Pulau Hailing di Yangjiang, Provinsi Guangdong, Cina Selatan, sekitar pada Minggu (20/7) pukul 20.15 malam, waktu setempat.

Sebelumnya pada hari Minggu sekitar pukul 17.50, Wipha pertama kali mendarat di dekat Haiyan, Kota Jiangmen, Guangdong, dengan kecepatan angin maksimum 33 meter per detik di dekat pusatnya.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: GuangdongHong Kong ObservatoryJTWCTeluk TonkinTopan WiphaVietnam
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hakim Agung Bahas Dasar Penegakan Hukum di Pascasarjana UNG

Next Post

Topan Wipha Ganggu Ratusan Penerbangan di Hong Kong

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

14 Juni 2026
Tambak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

14 Juni 2026

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Next Post
Topan Wipha Ganggu Ratusan Penerbangan di Hong Kong

Topan Wipha Ganggu Ratusan Penerbangan di Hong Kong

TERBARU

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

AmsiNews

REKOMENDASI

Gubernur Riau Hadiri Rapat Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir di KKP

Fakultas Kedokteran UNG Kerja Sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo

Layani Indonesia Timur, Kemenhub Serahkan Kapal Pendukung Tol Laut

Topan Judy Mendarat di Vanuatu

Indonesia Perjuangkan Kepentingan Nelayan di Sidang WTO, Subsidi Perikanan Ilegal Dihapus

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.