Biro Penyelamatan Nanhai memantau Wutip dengan saksama, dengan tujuh kapal penyelamat dan empat helikopter bersiaga untuk menanggapi keadaan darurat.
Hingga Jumat siang, sebanyak 2.285 orang di anjungan pengeboran di Guangxi telah dievakuasi ke daerah aman, kata pemerintah.
Pemerintah juga telah mengirim tiga tim pengawasan pencegahan topan ke sub-administrasinya di Beihai, Qinzhou, dan Fangchenggang untuk melaksanakan pekerjaan pencegahan topan.
Pada Jumat (13/6) tengah malam, Wutip telah mendarat di pesisir barat Pulau Hainan, kata Observatorium Hong Kong (HKO) dalam buletin informasi yang dikeluarkan pada Jumat pukul 23.45 waktu setempat.
Wutip diperkirakan akan mendarat lagi di dekat Semenanjung Leizhou pada Sabtu (14/6) siang, kemudian bergerak melintasi sekitar batas Guangdong-Guangxi.
Hujan yang menyertai akan memengaruhi pantai Tiongkok selatan hari ini dan besok. Akan ada hujan badai lebat dan badai petir di wilayah tersebut. Begitu pula dengan angin kencang disertai gelombang besar.
Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), mengatakan, selama 6 jam terakhir, Wutip terletak 350 km di tenggara Hanoi, Vietnam, dan telah bergerak ke utara dengan kecepatan 2 km per jam (1 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 7,3 meter (24 kaki), kata JTWC.




