Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Yutu di Samudera Pasifik Timur Laut Filipina

redaksi
28 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
BMKG

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya topan (typhoon) Yutu di Samudera Pasifik Timur Laut Filipina 915 hpa dan pola tekanan rendah 1009 hpa didekat Teluk Thailand.

Kondisi ini berpengaruh pada peningkatan kecepatan angin mencapai 37 km/jam di perairan utara Halmahera, Samudera Pasifik Utara Papua, Perairan Raja Ampat – Sorong.

Menurut BMKG, Peringatan dini gelombang tinggi, berlaku 28 Oktober pukul 07.00 hingga 31 Oktober pukul 07.00 WIB. Tinggi gelombang 2,5 – 4 meter (berbahaya) berpeluang terjadi di Laut Natuna bagian Utara, perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga utara Papua Barat, dan laut Cina Selatan.

Angin timuran yang konsisten juga berpeluang terjadi di selatan Indonesia. Hal ini meningkatkan kecepatan angin di daerah perairan barat Sumatera, selatan Jawa hingga Sumbawa, Samudera Hindia Barat Sumatera, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Sumbawa. Kondisi ini dapat mengakibatkan tinggi gelombang di wilayah tersebut.

Peneliti dari National Taiwan Normal University Prof Tsung Yu Lee mengatakan, persoalan perubahan iklim yang terjadi saat ini menyebabkan jumlah kadar air hujan meningkat. Hal ini, menurut Prof Tsung, telah memicu terjadinya bencana longsor atau angin topan, seperti yang terjadi di Taiwan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Angin TopanBMKG
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Peta Interaktif Hutan Mangrove Dunia

Next Post

Kerugian Bencana Gempa-Tsunami-Likuefaksi di Sulawesi Tengah Rp 18,48 Triliun

Postingan Terkait

Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

21 Oktober 2026
Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

21 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Next Post
Balaroa

Kerugian Bencana Gempa-Tsunami-Likuefaksi di Sulawesi Tengah Rp 18,48 Triliun

Komentar tentang post

TERBARU

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

AmsiNews

REKOMENDASI

Menteri Susi Apresiasi Penanaman Mangrove di Pulau Pari

Hari Bumi, Lebah Dijadikan Logo Google

Gempa Majene, 34 Meninggal Dunia

Membuktikan Teori Newton dan Einstein Melalui Peristiwa Gerhana Matahari

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

Bantuan Kemanusian di Libya Menyasar Daerah Paling Terkena Dampak Badai Daniel

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.