Di Afrika, aliran air di atas normal teramati di DAS Senegal, Niger, Danau Chad, Orange, dan Limpopo, namun debit jauh di bawah normal terjadi di DAS Nil, Kongo, dan Zambezi.
Debit sungai yang berada di bawah normal hingga jauh di bawah normal berdampak pada beberapa wilayah utama, termasuk sebagian besar Amerika Utara, DAS La Plata dan São Francisco di Amerika Selatan, DAS di Eropa Timur, Timur Tengah, serta Asia Tengah.
Ketinggian air waduk dan danau menunjukkan tren geografis yang serupa dengan kondisi daerah aliran sungai. Ketinggian air danau-danau di Afrika sebagian besar jauh di atas normal, kecuali Danau Kariba yang menjadi pengecualian mencolok.
Tutupan Salju dan Gletser
Kondisi salju berada di bawah normal di seluruh Eropa pada tahun 2025, sementara Federasi Rusia dan Amerika Utara menunjukkan perbedaan kondisi yang kontras antarwilayah.
Pada tahun hidrologi 2025, gletser kehilangan massa sebesar 408 (±132) gigaton, yang setara dengan kenaikan permukaan laut sebesar 1,1 (±0,4) mm. Angka ini menandai tahun keempat berturut-turut di mana setiap wilayah utama yang memiliki gletser mencatat penurunan massa bersih.
Asia Tengah, Asia Selatan bagian barat, Arktik Rusia, Islandia, serta Kanada bagian barat dan AS, semuanya mencatat neraca massa tahunan yang termasuk dalam tiga tahun dengan nilai paling negatif yang pernah tercatat di wilayah-wilayah tersebut.




