Jumat, Mei 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ujaran Kebencian Sebagai Alat Menyebarkan Ideologi yang Memecah Belah

redaksi
19 Juni 2025
Kategori : Berita
0
Ujaran Kebencian, PBB: Generasi Muda Paling Terkena Dampak

Ujaran kebencian adalah segala bentuk komunikasi dalam bentuk ucapan, tulisan, atau perilaku yang menyerang atau menggunakan bahasa yang merendahkan atau diskriminatif terhadap seseorang. GAMBAR: PBB

Darilaut – Dengan teknologi komunikasi baru dapat menjadikan ujaran kebencian (hate speech) sebagai alat yang sering digunakan untuk menyebarkan ideologi yang memecah belah secara global.

Jika tidak dicegah, ujaran kebencian dapat merusak perdamaian dan pembangunan dengan memicu konflik dan pelanggaran hak asasi manusia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah lama memobilisasi upaya melawan kebencian untuk membela hak asasi manusia dan mempromosikan supremasi hukum, dengan mengakui dampak ujaran kebencian di berbagai bidang seperti pembangunan perdamaian, kesetaraan gender, dan dukungan bagi kaum muda.

Melansir Un.org, pada bulan Juli 2021, Majelis Umum PBB menyoroti kekhawatiran global atas “penyebaran dan penyebaran ujaran kebencian secara eksponensial” di seluruh dunia. Selanjutnya, Majelis mengadopsi resolusi tentang “mempromosikan dialog dan toleransi antar agama dan antar budaya dalam melawan ujaran kebencian”.

Resolusi tersebut mengakui perlunya melawan diskriminasi, xenofobia, dan ujaran kebencian serta menyerukan kepada semua aktor terkait, termasuk Negara, untuk meningkatkan upaya mereka dalam mengatasi fenomena ini, sejalan dengan hukum hak asasi manusia internasional.

Resolusi tersebut mencanangkan tanggal 18 Juni sebagai Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian (International Day for Countering Hate Speech), yang dibangun berdasarkan Strategi dan Rencana Aksi PBB tentang Ujaran Kebencian yang diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2019.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: International Day for Countering Hate SpeechPBBUjaran Kebencian
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 97S Terletak di Barat Daya Bandar Lampung

Next Post

Percakapan Tardigrada vs Peneliti

Postingan Terkait

Badai tropis Toraji Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Hagupit Berada di Utara Papua

8 Mei 2026
Krisis Iklim: Bumi Memanas

Krisis Iklim: Bumi Memanas

8 Mei 2026

Grafik Krisis Iklim: Gas Rumah Kaca

UNG Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Berprestasi Tanpa Terbebani Biaya Kuliah

Badai Tropis Hagupit Terletak di Selatan Guam

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Next Post
Percakapan Tardigrada vs Peneliti

Percakapan Tardigrada vs Peneliti

TERBARU

Badai Tropis Hagupit Berada di Utara Papua

Krisis Iklim: Bumi Memanas

Grafik Krisis Iklim: Gas Rumah Kaca

UNG Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Berprestasi Tanpa Terbebani Biaya Kuliah

Badai Tropis Hagupit Terletak di Selatan Guam

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspedisi Pinisi Tempuh 2.032 Mil, Saat Ini di Bandaneira

Semarak Pesta Tahun Baru di Pantai Manado

KSOP Sorong Kirim Tim di Lokasi KM Sabuk Nusantara Kandas

Sepertiga Spesies Hiu dan Pari di Dunia Menuju Krisis Kepunahan

Banjir Bandang Sinyal Runtuhnya Ekosistem Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan

Badai Tropis Nakri Akan Mendekati Kepulauan Amami

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.