Layanan perlindungan anak termasuk dukungan psikososial akan sangat penting dalam membantu anak-anak dan orang tua memproses pengalaman menyedihkan.
UNICEF mengatakan mengembalikan anak-anak ke sekolah juga penting untuk pemulihan jangka panjang mereka.
Melalui koordinasi yang erat dengan pihak berwenang dan mitra PBB, UNICEF siap untuk lebih mendukung respons kemanusiaan jika diperlukan untuk menjangkau anak-anak dan keluarga yang terkena dampak dengan pasokan dan layanan penting.
Segera setelah terjadinya gempa bumi besar tersebut, pencarian dan penyelamatan menjadi prioritas pertama Pemerintah Maroko dalam memimpin upaya pencarian dan penyelamatan.
Sebagian besar kerusakan dan kematian terjadi di provinsi Al Haouz di Pegunungan High Atlas, di mana jalan-jalan yang curam dan berkelok-kelok tersumbat reruntuhan sehingga penduduk desa harus berjuang sendiri.
Jumlah korban tewas gempa maroko lebih dari 2.800 orang, dan ribuan lainnya terluka.
Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) sebagian besar orang yang terkena dampak tinggal di Provinsi Al-Haouz dan Taroudant.
Kondisi geografis menyulitkan upaya pencarian dan penyelamatan. Banyak orang, karena takut akan terjadi gempa susulan lagi, mencari perlindungan di luar ruangan.




