Selanjutnya, mencatat sifat-sifat permulaan lontaran massa koronal yang mereka masukkan ke dalam model yang kemudian memungkinkan mereka memperkirakan perkiraan waktu kedatangan di Bumi.
Berdasarkan analisis ini, sektor-sektor kritis dan masyarakat umum diberi tahu terlebih dahulu mengenai kejadian yang akan datang, sehingga mereka dapat mengambil tindakan perlindungan, seperti menyimpangkan rute penerbangan dari kutub.
WMO telah melakukan upaya untuk mengintegrasikan Space Weather ke dalam aktivitasnya selama lebih dari satu dekade dan telah memasukkannya sebagai jasa lingkungan terkait dalam Rencana Strategis.
Pertemuan Dewan Eksekutif WMO pada bulan Juni akan mengadopsi Rencana Empat Tahun baru untuk Kegiatan WMO terkait Cuaca Antariksa (2024-2027). Hal ini baru-baru ini disetujui oleh Komisi Pengamatan, Infrastruktur dan Sistem Informasi WMO (INFCOM).
Rencana tersebut membahas tiga pilar utama Infrastruktur WMO: observasi infrastruktur, pemodelan dan prediksi, serta pertukaran data.
Selain itu, upaya ini juga berupaya untuk meningkatkan kemampuan Anggota WMO dalam memberikan layanan berharga bagi berbagai sektor ekonomi yang rentan terhadap ancaman letusan Matahari dan fenomena Cuaca Antariksa yang diakibatkannya.




