Dengan mengadopsi teks ini, perwakilan pemerintah, pengusaha, dan organisasi pekerja dari 182 Negara anggota menekankan peran kunci Organisasi tripartit kami dalam membantu mencapai kemajuan dan keadilan sosial dalam konteks globalisasi. Bersama-sama, mereka berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas ILO untuk memajukan tujuan ini, melalui Agenda Kerja Layak.
Deklarasi tersebut melembagakan konsep Pekerjaan Layak yang dikembangkan oleh ILO sejak 1999, menempatkannya sebagai inti dari kebijakan Organisasi untuk mencapai tujuan konstitusionalnya.
Deklarasi ini datang pada momen politik yang penting, mencerminkan konsensus luas tentang perlunya dimensi sosial yang kuat untuk globalisasi dalam mencapai hasil yang lebih baik dan adil bagi semua.
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui bahwa pembangunan sosial dan keadilan sosial sangat diperlukan untuk pencapaian dan pemeliharaan perdamaian dan keamanan di dalam dan di antara bangsa-bangsa dan bahwa.
Pada gilirannya, pembangunan sosial dan keadilan sosial tidak dapat dicapai tanpa adanya perdamaian dan keamanan, atau tanpa adanya penghormatan terhadap semua hak asasi manusia dan kebebasan mendasar.
Selanjutnya, Majelis Umum menyatakan bahwa tanggal 20 Februari diperingati setiap tahun sebagai Hari Keadilan Sosial Sedunia.




