Labuan Bajo – Untuk memperingati Hari Bumi 2019, ratusan nelayan dan berbagai pihak menggelar aksi bersih sampah plastik di Labuan Bajo. Lokasi membersihkan sampah ini berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo dan Pulau Bajo.
Kegiatan berlangsung hari ini, Rabu (24/4) melibatkan berbagai institusi, antara lain, Kemenko kemaritiman, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemda Manggarai Barat, ISKINDO dan tim Eksepdisi Pinisi Bakti Nusa.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Manggaraia Barat, Yeremias Ontong mengatakan, aksi ini melibatkan 200 orang nelayan, masyarakat sekitar TPI, pedagang pasar dan kuli angkut di TPI Labuan Bajo.
“Sampah yang dikumpulkan mencapai 400 kilogram terdiri dari botol plastik, kantong plastik dan lain-lain yang merupakan sisa sampah yang selama ini tidak terangkut,” kata Yeremias.
TPI Labuan Bajo merupakan pusat kegiatan jual beli ikan yang saat ini menampung 180 pedagang. TPI terletak di kelurahan Labuan Bajo, kecamatan Komodo.
Ketua bidang Pemberdayaan Nelayan DPP ISKINDO Dr Adi Candra mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian ISKINDO untuk membangun kesadaran di Labuan Bajo agar tidak membuang sampah di laut.
“Ini bentuk kampanye dan langkah konkrit ISKINDO untuk peningkatan kesadaran masyarakat dan membantu mempromosikan Labuan Bajo sebagai daerah tujuan wisata Indonesia,” kata Adi.
Menurut staf Kemenko Kemaritiman Cahyadi, kegiatan bersih sampah ini sebagai rangkaian Gerakan Indonesia Bersih yang akan di launching Presiden Jokowi pada tanggal 28 April 2019 di Jakarta.
“Gerakan Indonesia Bersih merupakan aksi nasional, Labuan Bajo bisa menjadi barometer nasional dalam penanganan sampah plastik di laut,” kata Cahyadi.*
