Napoleon, Ikan yang Berganti Kelamin dari Betina menjadi Jantan

Ikan Napoleon

Ikan napoleon (Cheilinus undulatus) dewasa. FOTO: KKP

LAHIR sebagai betina, ikan napoleon (Cheilinus undulatus) akan mengalami perubahan jenis kelamin menjadi jantan. Istilah ini dikenal dengan sebutan hermaprodit.

Ikan yang berganti kelamin ini membawa jaringan jantan dan betina dalam tubuhnya. Karena itu, dapat menghasilkan spermatozoa dan ovum. Terdapat tiga bawaan hermaprodit, masing-masing Synchronous, protogynous dan protandrous.

Ciri synchronous hermaprodit, terjadi pematangan sel kelamin jantan dan betina pada waktu yang sama. Protogynous hermaprodit, perubahan kelamin dari betina menjadi jantan. Protandrous hermaprodit, perubahan kelamin dari jantan menjadi betina.

Nah, napoleon masuk dalam kelompok ikan yang memiliki pola reproduksi Protogynous Hermaphrodite. Menurut Mayunar (1994) ikan yang tergolong ke dalam tipe ini, antara lain spesies dalam famili Serranidae, Labridae, Pomacanthidae, Precidae, Scaridae dan Eleotridae.

Pola kehidupan ikan dengan repdosuksi Protogynous, akan lahir sebagai betina. Kemudian, setelah menginjak dewasa akan berubah kelamin menjadi jantan.

Ikan Napoleon diperkirakan menginjak dewasa pada ukuran antara 55 (lima puluh lima) cm dan 75 (tujuh puluh lima) cm.

Warna ikan betina abu-abu, merah, atau coklat yang pudar. Napoleon jantan berwarna hijau terang atau kebiru-biruan dengan pola garis-garis berlekuk di bagian kepala dan bagian depan dari tubuhnya.

Ikan napoleon cenderung hidup soliter, berpasangan, atau sering dijumpai dalam kelompok kecil antara 3 (tiga) sampai dengan 7 (tujuh) ekor.

Menurut Dr Mark V. Erdmann, ikan napoleon dapat mencapai usia 100 tahun. Biasanya, di usia seperti itu hanya napoleon jantan. Napoleon berganti kelamin pada usia 10 sampai 15 tahun.*

Exit mobile version