Sabtu, Mei 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kelomang Ada 1.192 Spesies

redaksi
6 Oktober 2020
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Kelomang Ada 1.192 Spesies

Kelomang spesies baru Diogenes takedai ditemukan di Kecinan, Pandanan, Sira, Lombok Utara. FOTO: Rahayu (2012) - Bioindustrilaut.lipi.go.id

Darilaut – Kelomang bukanlah sebutan untuk satu spesies. Namanya ada beragam seperti Kumang, kepiting pertapa dan sebutan lainnya.

Terdapat sedikitnya 1.192 spesies kelomang yang sudah diidentifikasi di dunia. Habitat spesies ini mulai dari darat (terrestrial) sampai ke laut dalam (deep ocean floors).

Sebaran seribu lebih spesies ini mulai dari kutub hingga daerah tropis. Di daerah littoral tropis, kelomang adalah jenis biota yang paling banyak dijumpai.

“Di daerah pasang surut kelomang banyak dijumpai terutama di daerah pantai berbatu, berlumpur dan padang lamun,” kata Peneliti Balai Bio Industri Laut LIPI, Dwi Listyo Rahayu, seperti dikutip dari situs web Oseanografi.lipi.go.id.

Kelomang atau Hermit Crab adalah krustasea dekapoda yang termasuk infra ordo anomora dan superfamily Paguroidea.

“Bentuk tubuhnya tidak simetris, abdomen lunak, lurus, melingkar/ melengkung. Jenis kelamin dicirikan dari gonopore tubuh yang jantan terletak pada kaki kelima, sedangkan yang betina pada pangkal kaki ketiga,” ujar Rahayu.

Tingkah laku sosial kelomang sangat unik. Ketika dua individu kelomang bertemu, tidak akan saling peduli. Mereka bertemu ketika akan kawin atau mereka berkelahi.

Menurut Rahayu, tingkah laku perkelahian pada kelomang terjadi pada pertukaran ‘rumah’ (cangkang gastropod). Ini seringkali terjadi melibatkan kelomang oportunis (multi crab shell-exchange interaction).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Biota EksotisKelomangMoluskaP2O LIPI
Bagikan16Tweet9KirimKirim
Previous Post

Berburu Cangkang, Tingkah Laku Khas Kelomang

Next Post

Rusak Kemudi di Pulau Kera, Sabuk Nusantara 55 Berhasil Dievakuasi

Postingan Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

23 Mei 2026
Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

23 Mei 2026

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

UNG Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia

Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

Next Post
Rusak Kemudi di Pulau Kera, Sabuk Nusantara 55 Berhasil Dievakuasi

Rusak Kemudi di Pulau Kera, Sabuk Nusantara 55 Berhasil Dievakuasi

Komentar tentang post

TERBARU

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

AmsiNews

REKOMENDASI

Setelah Moratorium Kapal Ikan Asing, Tangkapan Tuna Nelayan Kecil Meningkat

Calon Dekan di UNG Proses Pengambilan Nomor Urut

Bibit Siklon Tropis 31P Terletak di Selatan Merauke

Refleksi Hari Pers Nasional: Ketika Jurnalisme Memunggungi Demokrasi

Penebangan Mangrove, Nelayan Ujungmanik di Cilacap Resah

Banjir Melanda Biluhu Kabupaten Gorontalo, Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.