Sabtu, Agustus 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

ICOES 2020, LIPI Bahas Keseimbangan Ekosistem Alam, Darat dan Laut

redaksi
19 November 2020
Kategori : Berita, Kajian
0
ICOES 2020, LIPI Bahas Keseimbangan Ekosistem Alam, Darat dan Laut

Pesisir dan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Isu global lingkungan hidup telah berubah drastis, sehingga interaksi yang berlangsung di alam tidak selaras dan menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem karena faktor alam dan manusia.

Gangguan oleh alam baik di darat maupun laut menyebabkan bencana alam yang mengakibatkan kerusakan lingkungan yang berdampak pada kelangsungan hidup manusia.

Menyikapi hal tersebut, sebagai bagian dari kontribusi hasil penelitian bidang kelautan dan kebumian, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam rangkaian perhelatan Indonesia Science Expo (ISE) 2020 menggelar International Conference on the Ocean and Earth Sciences (ICOES), pada 18-20 November 2020.

Tema konferensi “Ocean & Earth Sciences for Bettetr Human Live with Nature”. Konferensi diikuti peserta lokal maupun luar negeri.

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko mengatakan senang sekali bisa menyambut peserta, pada rangkaian Indonesian Science Expo (ISE) di acara Konferensi Internasional tentang Ilmu Kelautan dan Kebumian (ICOES) 2020.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada semua pakar, akademisi, bisnis/industri, organisasi nirlaba, dan peserta yang telah mengikuti acara ini. Kerja sama dan partisipasi Anda sangat besar untuk mewujudkan kolaborasi di masa mendatang. Please stay healthy and happy during this long pandemi,” ujar Handoko.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: keanekaragaman hayatiLIPIPerubahan Iklim
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Paus Orca Dituduh di Balik Hilangnya Hiu Putih Besar

Next Post

Pulau Mantehage di TN Bunaken Punya 3 Trail Mangrove

Postingan Terkait

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

15 Agustus 2026
BMKG Kirim Tim Ahli Survei Pemetaan Gempa Bumi M 7,7 di NTT dan Tsunami

BMKG Kirim Tim Ahli Survei Pemetaan Gempa Bumi M 7,7 di NTT dan Tsunami

15 Agustus 2026

Massive M7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara Caused by Flores Back-Arc Thrust Activity, Tsunami Waves Reach 10 Coastal Locations

Gempa Dahsyat NTT Akibat Aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores, BMKG Catat 235 Susulan

Gempa Dahsyat NTT, 2.000 Warga Kabupaten Nagekeo Evakuasi Mandiri

Gempa Dahsyat NTT, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

Gempa Dahsyat NTT M 7,7 Bersumber Dari Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

Next Post
Vegetasi Hutan Mangrove di Indonesia Sebanyak 202 Jenis, Spesifik 47

Pulau Mantehage di TN Bunaken Punya 3 Trail Mangrove

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

BMKG Kirim Tim Ahli Survei Pemetaan Gempa Bumi M 7,7 di NTT dan Tsunami

Massive M7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara Caused by Flores Back-Arc Thrust Activity, Tsunami Waves Reach 10 Coastal Locations

Gempa Dahsyat NTT Akibat Aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores, BMKG Catat 235 Susulan

Gempa Dahsyat NTT, 2.000 Warga Kabupaten Nagekeo Evakuasi Mandiri

Gempa Dahsyat NTT, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Bangunan Rusak

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini 10 Prodi Dengan Keketatan Tertinggi SNBP 2024 di UNG

Kondisi Lamun Indonesia Beragam, Ini Metode Perhitungan Faktor Emisi Akibat Degradasi

2014 – 2018, Pemerintah Menenggelamkan 488 Kapal Pelaku Illegal Fishing

BMKG dan JICA Kerja Sama Proyeksi iklim

WHO Sesalkan Penarikan Diri Amerika Serikat

Tiatiki, Kearifan Orang Papua Menjaga Laut dan Pesisir

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.