Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

2018, Tiga Kasus Hiu Paus yang Viral di Media Sosial

redaksi
28 Agustus 2018
Kategori : Hiu Paus, Laporan Khusus
0
2018, Tiga Kasus Hiu Paus yang Viral di Media Sosial

FOTO: DOK. ISTIMEWA

SEPANJANG 2018, terdapat tiga kasus hiu paus (Rhincodon typus) di Indonesia yang menjadi viral di media sosial. Hiu Paus (Whale shark) ini menarik perhatian dan memunculkan beragam komentar. Ada yang dipotong, ditunggangi dan berpose di atas tubuh satwa ini.

Pesisir Desa Lion

Perairan Desa Lion, termasuk dalam wilayah Teluk Tomini. Pesisir desa yang berada di Kecamatan Posigadan, Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara itu, dihebohkan dengan temuan seekor hiu paus masuk dalam jaring nelayan.

Pada Kamis (17/5) malam Ibrahim Moda’a, nelayan Desa Lion memasang jaring insang di pantai Lion. Panjang jaring ini sekira 70 meter, dengan lebar 1,5 meter.

Jaring dipasang membujur di pinggir pantai, dengan kedalaman 1 sampai 1,5 meter. Jarak jaring yang dipasang dengan pinggir pantai 20 meter.

Esoknya, Jum’at (18/5), pukul 05.30 Wita, Ibrahim melihat di dalam jaring terdapat seekor hiu paus. Ikan terbesar ini masuk dalam jaring, kemudian tersangkut dan tak bisa keluar lagi. Kondisi satwa ini sudah mati.

Ibrahim langsung melaporkan kepada Kepala Desa Lion, Rosnah Botutihe.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dipastikan sudah mati, dilakukan pemotongan bangkai hiu paus. Pemotongan ini untuk menghindari bangkai hiu paus membusuk di pantai.

Pemotongan bangkai dilakukan pukul 10.00 Wita. Dengan pemotongan hiu paus tersebut, akan memudahkan pemindahan bangkai ini.

Penyelam Menungangi Hiu Paus

Sebuah video penyelam sedang menunggangi hiu paus di Teluk Cendrawasih Papua, viral di media sosial. Vokalis Kaka Slank melalui akun twitter @fishGOD mengirim video berdurasi 22 detik itu, Kamis (9/8) malam.

“Ada yg ngabarin video ini dr teluk cendrawasih papua Divers menunggangi whale shark,” demikian keterangan Kaka Slank.

Dalam video itu, terdapat enam penyelam. Seorang penyelam menunggangi di atas kepala hiu paus, satu orang memegang di bagian sirip dan satu lagi di bagian ekor.

Berpose di Atas Hiu Paus

Tiga orang mengenakan seragam polisi yang berdiri dan berpose di atas hiu paus yang sudah mati mendapat sorotan warganet.

Foto ini diunggah melalui grup facebook Pencinta Hewan Indonesia Senin (27/8) pukul 16.58 WIB. Beragam komentar atas postingan dan telah dibagikan lebih dari 200 kali.

Selasa (28/8) siang, konten ini sudah tidak ada lagi di grup Pencinta Hewan Indonesia. Tertulis “Maaf Konten ini Tidak Tersedia Saat ini”.

Konten ini, masih ada di Blue Planet Society, salah satu yang membagikan postingan tersebut melalui grup facebook dan akun twitter Blue Planet Society @Seasaver. Di grup facebook Blue Planet Society, hingga Selasa (28/8) malam, ada 168 komentar dan 883 kali dibagikan.

Perlindungan Hiu Paus

Pemerintah Indonesia telah menetapkan hiu paus sebagai jenis ikan yang dilindungi secara penuh melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu paus.

Tahun 1999, hiu paus ditetapkan Apendiks II dalam Convention on Migratory Species (CMS). Artinya, hiu paus baru akan ‘merasakan’ dampak yang signifikan bila perlindungan dan pengelolaannya diterapkan melalui kerja sama internasional. Upaya konservasi spesies ini dilakukan melalui jejaring antar berbagai negara.

Pada 2000, hiu paus masuk dalam daftar merah untuk species terancam oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dengan status rentan (vulnerable). Artinya, populasi hiu paus diperkirakan sudah mengalami penurunan sebanyak 20-50% dalam kurun waktu 10 tahun atau tiga generasi.*

Tags: Hiu PausWhale Shark
Bagikan39Tweet24KirimKirim
Previous Post

Hiu Macan Tutul Tangkap Kapal Berbendera Malaysia

Next Post

Transplantasi Karang di Anambas

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
Transplantasi Karang di Anambas

Transplantasi Karang di Anambas

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Ilmuwan Temukan Terumbu Karang Tinggi Setengah Kilometer di Australia

Tren Naiknya Suhu di Indonesia dan Perubahan Iklim

LIKE IT 2025 di UNG Bangkitkan Semangat Generasi Muda untuk Cerdas Finansial

Permainan yang mudah menang dan terpercaya

Topan di Korea Selatan, Ribuan Orang Mengungsi dan Rumah Tanpa Listrik

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.