Sabtu, Juni 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

redaksi
28 Oktober 2025
Kategori : Berita, Hiu Paus, Kajian
0
Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Paus biru (Balaenoptera musculus), kiri dan hiu paus (Rhincodon typus), kanan, di perairan Botubarani, Gorontalo, Teluk Tomini. FOTO/GAMBAR: HIRSON LATIEF, VERRIANTO MADJOWA/DARILAUT.ID

Analisis Ekologis dan Simbolik kolumnis senior Darilaut.id, Dr. Gybert E. Mamuaya

Dua Raksasa Bertemu

Kedatangan paus biru di perairan Botubarani bukan sekadar kabar keajaiban laut. Ini pesan ekologis — sinyal senyap dari samudra yang sedang berubah.

Paus biru (Balaenoptera musculus) dan hiu paus (Rhincodon typus) sama-sama penghuni lapisan produktif laut tropis. Mereka mengikuti arus plankton, mengembara ribuan kilometer, dan bergantung pada keseimbangan termal laut.

Dr. Gybert E. Mamuaya. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Ketika keduanya muncul dalam satu ruang sempit di perairan Botubarani, Teluk Tomini, pertanyaan ilmiahnya segera muncul: apa yang sedang terjadi di perairan kita?

1. Isyarat dari Laut: Nutrien, Arus, dan Perubahan Iklim

Pengamatan oseanografi, Teluk Tomini merupakan ”cekungan semi-tertutup” yang sensitif terhadap perubahan suhu permukaan laut.

Jika arus selatan membawa massa air dingin dari kedalaman, maka plankton — sumber makanan utama paus biru — akan naik ke permukaan.

Fenomena ini disebut upwelling (naiknya air kaya nutrien dari dasar laut).

Beberapa minggu terakhir, suhu permukaan laut di wilayah Tomini memang tercatat menurun 1–2°C dibanding rata-rata.

Penurunan kecil itu cukup untuk memicu blooming plankton di tepi karang Botubarani — surga kecil bagi raksasa laut.

“Paus biru adalah indikator biologis. Jika ia datang, berarti laut sedang hidup,” ujar seorang peneliti biologi laut Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Nuralim Pasisingi.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: BotubaraniDr. Gybert E. MamuayagorontaloHiu PausPaus Biruteluk tomini
Bagikan10Tweet2KirimKirim
Previous Post

Jalur Baru Migrasi Paus Biru di Teluk Tomini

Next Post

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Postingan Terkait

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

27 Juni 2026
Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

27 Juni 2026

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Rektor UNG Lantik Pengurus Ormawa 2026

Next Post
Paus Biru Mengeluarkan Suara Keras Saat Mendekati Tubir Karang Botubarani Gorontalo

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

TERBARU

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

AmsiNews

REKOMENDASI

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

Badai Tropis Nakri Terbentuk di Laut Filipina

Wabah Sargassum yang Melepas Fosfor Telah Mencemari Lingkungan

KLHK dan Pusat Kemaritiman UNG Bersihkan Sampah di Pantai Leato Selatan, Gorontalo

Festival Biak 2019, Kenalkan Wisata Pulau dan Laut

Banjir Menghanyutkan Puluhan Rumah di Pati

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.