Kamis, Agustus 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ilmuwan Temukan Pulau Paling Utara di Bumi

redaksi
29 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Samudra Arktik Tengah Dilindungi Dari Penangkapan Ikan Komersial

Samudra Arktik. GOOGLE EARTH

Darilaut – Sejumlah ilmuwan menemukan daratan yang diyakini sebagai pulau paling utara di Bumi.

Namun, pulau yang belum diberi nama di utara Greenland itu dikhawatirkan akan segera ditelan oleh air laut.

Para peneliti datang ke daratan itu dalam sebuah ekspedisi pada bulan Juli lalu. Awalnya mereka mengira telah mencapai Oodaaq, yang tercatat sampai sekarang sebagai pulau paling utara di planet ini.

Pimpinan misi dari Departemen Geosains dan Manajemen Sumberdaya Alam Universitas Kopenhagen, Morten Rasch, mengatakan tim percaya sudah berada di Pulau Oodaaq. Namun ada kesalahan pada GPS.

“Pada kenyataannya, kami telah menemukan sebuah pulau baru lebih jauh ke utara, sebuah penemuan yang hanya sedikit memperluas kerajaan Denmark,” katanya mengutip dari AFP, Sabtu (28/8).

Oodaaq terletak sekitar 700 kilometer (435 mil) selatan Kutub Utara, sedangkan pulau baru berjarak 780 meter (2.560 kaki) utara Oodaaq.

Universitas Kopenhagen mengatakan dalam sebuah pernyataan Jumat malam bahwa pulau yang belum diberi nama itu adalah titik paling utara Greenland. Salah satu titik daratan paling utara di Bumi.

Tapi itu hanya 30 sampai 60 meter di atas permukaan laut. Rasch mengatakan itu bisa menjadi pulau berumur pendek.

“Tidak ada yang tahu berapa lama itu akan tetap ada. Pada prinsipnya, itu bisa hilang begitu badai baru yang kuat melanda,” ujarnya

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Amerika SerikatDenmarkGreenlandPerubahan IklimSamudra Arktik
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Biak Numfor Ekspor Perdana Produk Perikanan ke Singapura

Next Post

Badai Ida yang Sangat Berbahaya Menuju Louisiana

Postingan Terkait

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

6 Agustus 2026
El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Puncak El Niño September dan Desember 2026

6 Agustus 2026

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Provinsi Gorontalo Status Siaga Kekeringan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Next Post
Badai Ida yang Sangat Berbahaya Menuju Louisiana

Badai Ida yang Sangat Berbahaya Menuju Louisiana

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Puncak El Niño September dan Desember 2026

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Provinsi Gorontalo Status Siaga Kekeringan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Silaturahim Rektor UMRAH, Danlantamal IV Dorong Dosen dan Mahasiswa Aktif Menulis

Mendekati Filipina Kekuatan Topan Super Mawar Berkurang

Badai Tropis Fina Terbentuk di Selatan Kepulauan Tanimbar

Bibit Siklon Tropis 95S Terletak di Selatan Kepulauan Mentawai

Badai Petir Terlihat dari Jendela Pesawat

Rehabilitasi 6.000 Fragmen Karang di Pulau Samalona

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.