Selasa, September 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ilmuwan Temukan Pulau Paling Utara di Bumi

redaksi
29 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Samudra Arktik Tengah Dilindungi Dari Penangkapan Ikan Komersial

Samudra Arktik. GOOGLE EARTH

Darilaut – Sejumlah ilmuwan menemukan daratan yang diyakini sebagai pulau paling utara di Bumi.

Namun, pulau yang belum diberi nama di utara Greenland itu dikhawatirkan akan segera ditelan oleh air laut.

Para peneliti datang ke daratan itu dalam sebuah ekspedisi pada bulan Juli lalu. Awalnya mereka mengira telah mencapai Oodaaq, yang tercatat sampai sekarang sebagai pulau paling utara di planet ini.

Pimpinan misi dari Departemen Geosains dan Manajemen Sumberdaya Alam Universitas Kopenhagen, Morten Rasch, mengatakan tim percaya sudah berada di Pulau Oodaaq. Namun ada kesalahan pada GPS.

“Pada kenyataannya, kami telah menemukan sebuah pulau baru lebih jauh ke utara, sebuah penemuan yang hanya sedikit memperluas kerajaan Denmark,” katanya mengutip dari AFP, Sabtu (28/8).

Oodaaq terletak sekitar 700 kilometer (435 mil) selatan Kutub Utara, sedangkan pulau baru berjarak 780 meter (2.560 kaki) utara Oodaaq.

Universitas Kopenhagen mengatakan dalam sebuah pernyataan Jumat malam bahwa pulau yang belum diberi nama itu adalah titik paling utara Greenland. Salah satu titik daratan paling utara di Bumi.

Tapi itu hanya 30 sampai 60 meter di atas permukaan laut. Rasch mengatakan itu bisa menjadi pulau berumur pendek.

“Tidak ada yang tahu berapa lama itu akan tetap ada. Pada prinsipnya, itu bisa hilang begitu badai baru yang kuat melanda,” ujarnya

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Amerika SerikatDenmarkGreenlandPerubahan IklimSamudra Arktik
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Biak Numfor Ekspor Perdana Produk Perikanan ke Singapura

Next Post

Badai Ida yang Sangat Berbahaya Menuju Louisiana

Postingan Terkait

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

22 September 2026
Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

22 September 2026

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Next Post
Badai Ida yang Sangat Berbahaya Menuju Louisiana

Badai Ida yang Sangat Berbahaya Menuju Louisiana

Komentar tentang post

TERBARU

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Typhoon Dujuan Near Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Hujan Es Masih Dapat Terjadi Hingga Maret – April Mendatang

Perubahan Iklim Dapat Memicu Penyebaran Penyakit Tuberkulosis

Sebagian Wilayah Indonesia Masih Musim Hujan, Kemarau 2025 Cenderung Berdurasi Pendek

Malapetaka di Pakistan

Kisah Penambang Emas yang Selamat Dari Longsoran Suwawa: Pasrah, Berwudu dan Berdoa

Warga Lembata Mengungsi Dampak Erupsi Gunung Ili Lewotolok

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.