Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hari Bumi, Ini Cara Mengatasi Krisis Iklim

redaksi
22 April 2022
Kategori : Berita, Konservasi, Sampah & Polusi
0
Hari Bumi,  Ini Cara Mengatasi Krisis Iklim

Planet Bumi. FOTO: UN.ORG

Darilaut – Untuk mencegah bencana iklim, dunia perlu mengurangi emisi gas rumah kaca yang menghangatkan planet hingga 50 persen dalam satu dekade.

Bagi banyak orang, target ambisius seperti ini dapat menimbulkan ketakutan dan kelumpuhan.

Namun, di Hari Bumi Internasional (International Mother Earth Day) pada 22 April, para ahli mengatakan ada banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai individu untuk melawan krisis iklim. Di daftar teratas: mendorong pemerintah dan bisnis untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang merusak iklim Bumi.

“Krisis iklim bisa sangat berat untuk dipikirkan, tetapi kita membutuhkan semua tangan saat ini,” kata Koordinator Program Lingkungan PBB (UNEP) untuk Perubahan Iklim, Niklas Hagelberg, seperti dikutip dari Unep.org (21/4) dalam story climate action.

“Melalui aksi kolektif, masyarakat benar-benar dapat mengurangi emisi secara substantif dan membangun ketahanan terhadap perubahan iklim.”

UNEP baru-baru ini meluncurkan Act Now: Speak Up, sebuah kampanye yang menunjukkan bagaimana warga dapat mendesak pemerintah dan bisnis untuk iklim.

Tujuannya, menurut Hagelberg, untuk memacu perubahan sistemik, yang sangat penting untuk membatasi pemanasan planet hingga 1,5°C di atas tingkat pra-industri, yang dianggap sebagai garis merah untuk Bumi.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Hari BumiKrisis IklimPerubahan IklimUNEP
Bagikan6Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Halmahera Utara, 69 Rumah Rusak Berat

Next Post

Hari Bumi, Google Doodle Tampilkan Efek Perubahan Iklim

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Hari Bumi, Google Doodle Tampilkan Efek Perubahan Iklim

Hari Bumi, Google Doodle Tampilkan Efek Perubahan Iklim

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Satwa yang Dilindungi Lahir di Masa Pandemi Covid-19

Topan Super Kong-rey Mendekati Taiwan, Peringatan Laut dan Darat Dikeluarkan

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

UNG Beri Pembekalan untuk Panitia dan Pengawas UTBK PPG

Banyak Ekotipe Paus Orca

Siklon Tropis Iggy Terbentuk di Selatan Jawa, Membawa Hujan dan Angin Kencang di Lampung Hingga Yogyakarta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.