Kamis, September 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hari Bumi, Ini Cara Mengatasi Krisis Iklim

redaksi
22 April 2022
Kategori : Berita, Konservasi, Sampah & Polusi
0
Hari Bumi,  Ini Cara Mengatasi Krisis Iklim

Planet Bumi. FOTO: UN.ORG

Darilaut – Untuk mencegah bencana iklim, dunia perlu mengurangi emisi gas rumah kaca yang menghangatkan planet hingga 50 persen dalam satu dekade.

Bagi banyak orang, target ambisius seperti ini dapat menimbulkan ketakutan dan kelumpuhan.

Namun, di Hari Bumi Internasional (International Mother Earth Day) pada 22 April, para ahli mengatakan ada banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai individu untuk melawan krisis iklim. Di daftar teratas: mendorong pemerintah dan bisnis untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang merusak iklim Bumi.

“Krisis iklim bisa sangat berat untuk dipikirkan, tetapi kita membutuhkan semua tangan saat ini,” kata Koordinator Program Lingkungan PBB (UNEP) untuk Perubahan Iklim, Niklas Hagelberg, seperti dikutip dari Unep.org (21/4) dalam story climate action.

“Melalui aksi kolektif, masyarakat benar-benar dapat mengurangi emisi secara substantif dan membangun ketahanan terhadap perubahan iklim.”

UNEP baru-baru ini meluncurkan Act Now: Speak Up, sebuah kampanye yang menunjukkan bagaimana warga dapat mendesak pemerintah dan bisnis untuk iklim.

Tujuannya, menurut Hagelberg, untuk memacu perubahan sistemik, yang sangat penting untuk membatasi pemanasan planet hingga 1,5°C di atas tingkat pra-industri, yang dianggap sebagai garis merah untuk Bumi.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Hari BumiKrisis IklimPerubahan IklimUNEP
Bagikan6Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Halmahera Utara, 69 Rumah Rusak Berat

Next Post

Hari Bumi, Google Doodle Tampilkan Efek Perubahan Iklim

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ini Kebijakan Terbaru Kegiatan Civitas Academica UNG ke Luar Negeri

10 September 2026
BRIN dan BMKG Pantau Tsunami Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menggunakan IDSL/PUMMA

BRIN dan BMKG Pantau Tsunami Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menggunakan IDSL/PUMMA

10 September 2026

Antisipasi Tsunami BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Banten dan Lampung, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Maulid Nabi Muhammad SAW di UNG Dihadiri Sejumlah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Gorontalo

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Next Post
Hari Bumi, Google Doodle Tampilkan Efek Perubahan Iklim

Hari Bumi, Google Doodle Tampilkan Efek Perubahan Iklim

Komentar tentang post

TERBARU

Ini Kebijakan Terbaru Kegiatan Civitas Academica UNG ke Luar Negeri

BRIN dan BMKG Pantau Tsunami Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau Menggunakan IDSL/PUMMA

Antisipasi Tsunami BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Banten dan Lampung, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Maulid Nabi Muhammad SAW di UNG Dihadiri Sejumlah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Gorontalo

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

AmsiNews

REKOMENDASI

Belum Diketahui Cara Paus Paruh Blainville Berkembang Biak

Minimnya Riset Sampah Plastik di Laut Indonesia

Lewat Program Echoes of Tomini, Mahasiswa UNG Dorong Pengembangan Pesisir Torosiaje

Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Serahkan Hasil Audit Mutu Internal

IOTC Mengatur Pengelolaan Perikanan Tuna yang Baik di Samudra Hindia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.