Kamis, April 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Petisi untuk Mengakhiri Perburuan Paus dan Lumba-lumba di Kepulauan Faroe

redaksi
21 Februari 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Terbesar di Dunia, 1428 Lumba-lumba Dibantai di Kepulauan Faroe

Bangkai lumba-lumba Atlantik (Atlantic White-Sided Dolphins) yang tergeletak di pantai Pulau Eysturoy setelah dibantai warga Kepulauan Faroe. Lumba-lumba ini bagian dari jumlag 1.428 yang dibantai. FOTO: SEA SHEPHERD

Darilaut – Sejumlah kalangan melayangkan petisi dengan cara mengumpulkan tanda tangan secara online untuk mengakhiri perburuan paus (whale) dan lumba-lumba (dolphin) di Kepulauan Faroe.

Di Inggris, petisi telah disampaikan ke parlemen melalui Petition.parliament.uk. Hingga Minggu (20/2) telah mengumpulkan 78.893 tanda tangan.

Petisi ini meminta agar pemerintah Inggris menangguhkan perjanjian perdagangan dengan Kepulauan Faroe, hingga semua perburuan paus dan lumba-lumba berakhir.

Pada tahun 2019 pemerintah Inggris menyelesaikan perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan Kepulauan Faroe. Dengan perjanjian perdagangan ini memungkinkan £100 juta ekspor ikan tangkapan dan budidaya dari Kepulauan Faroe ke Inggris.

Dalam petisi tersebut menjelaskan bahwa Inggris sangat menentang perburuan cetacea dan berkomitmen untuk menegakkan standar kesejahteraan hewan yang tinggi dalam hubungan perdagangannya.

Kepulauan Faroe, sebuah wilayah otonomi Denmark, mulai mendiskusikan tentang masa depan perburuan lumba-lumba yang kontroversial. Keputusan diharapkan akan keluar beberapa minggu mendatang.

Mengutip AFP (15/2), sebuah petisi dengan hampir 1,3 juta tanda tangan menyerukan larangan perburuan tradisional telah diajukan ke pemerintah Faroe pada hari Senin.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: FaroeInggrisLumba-lumbaPerburuan PausSea Shepherd
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Dompeng Terbalik Saat Tarik Trol Udang di Nunukan

Next Post

Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Postingan Terkait

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

23 April 2026
Konsumen Ikan Tak Terlindungi, Pemerintah Terlalu Baik dengan Importir

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

23 April 2026

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Next Post
Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Komentar tentang post

TERBARU

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

AmsiNews

REKOMENDASI

BPPT- BIG Kerjasama Survei Landas Kontinen di Barat Pulau Sumatera

Mengapa Penggunaan Bahasa Gorontalo Berbeda Saat Prosesi Peradatan Pernikahan?

Sistem Keamanan Siber Pemilu 2024 Kacau, Layanan Cloud Ada di RRC, Perancis dan Singapura

Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

Pembangkit Listrik Tenaga Ocean Dikembangkan di Bali Utara

Kemerdekaan Pers, Profesionalisme dan Ekonomi Media Jadi Tantangan Tahun 2025

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.