Darilaut – Sebanyak 101 rumah mengalami rusak berat dan ringan karena guncangan gempabumi di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, Senin (18/4).
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di laut 26 km barat laut Tobelo. Gempa berada di kedalaman 10 Km.
Gempa ini dirasakan IV MMI (Modified Mercalli Intensity). di Galela dan II – III di Tobelo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara melaporkan sebanyak 69 unit rumah rusak berat, 32 lainnya rusak ringan dan 1 tempat ibadah rusak berat setelah terjadi gempabumi berkekuatan magnitudo 5,2 di Halmahera Utara.
Laporan visual BPBD Kabupaten Halmahera Utara, menunjukkan beberapa bagian dinding rumah mengalami keretakan hingga runtuh dan jatuh ke tanah. Di samping itu, beberapa genting juga berjatuhan.
Peristiwa gempabumi dengan episentrum di 1.90 LU dan 127.83 BT itu telah berdampak pada 156 jiwa dari 34 KK.
Gempabumi yang berlangsung selama 1-2 detik itu juga sempat menimbulkan kepanikan warga sehingga berhamburan keluar rumah.
BPBD Kabupaten Halmahera Utara mencatat bahwa cakupan wilayah yang terdampak meliputi Desa Ngidiho dan Desa Dokulamo di Kecamatan Galela Barat, Desa Towara, Desa Baratu serta Desa Simau di Kecamatan Galela.





Komentar tentang post