Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laporan Terbaru, Indonesia Penangkap Ikan Tuna Terbesar di Dunia

redaksi
7 Oktober 2020
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi, Kajian
0
Laporan Terbaru, Indonesia Penangkap Ikan Tuna Terbesar di Dunia

Gambar: The Pew Charitable Trusts/Poseidon Aquatic Resource Management Ltd. (2019)

Darilaut – Selama 7 tahun, dari 2012 hingga 2018, Indonesia tercatat sebagai negara penangkap ikan tuna terbesar di dunia. Disusul peringkat kedua Jepang dan Papua New Guinea di posisi ketiga.

Urutan selanjutnya Taiwan-China, Spanyol, Ekuador, Korea (Selatan), Amerika Serikat, Kiribati dan Filipina.

Indonesia Jepang berada di urutan pertama dan kedua tercatat yang terbesar hasil penangkapan berdasarkan jumlah ikan yang didaratkan dan dilaporkan tahun 2012 hingga 2018.

Pada 2018, Indonesia mendaratkan ikan tuna sebanyak 568.170 metrik ton, disusul Jepang 369.696 metrik ton.

Dibandingkan tahun 2012, sembilan negara tetap berada di antara 10 negara penangkap ikan teratas.

Meskipun di Meksiko pendaratan ikan tuna tetap konsisten, Kiribati mencatat peningkatan hasil pendaratan sebesar 152 persen. Kiribati kemudian menggantikan posisi Meksiko dalam daftar 10 teratas pada 2018.

Sementara Papua New Guinea sejak 2012 di posisi delapan menjadi peringkat ketiga, dengan jumlah pendaratan ikan naik sebesar 37 persen.

Spanyol dan Ekuador juga mengalami peningkatkan jumlah ikan yang didaratkan dan dilaporkan sebesar 12 persen dan 20 persen. Sebaliknya, Amerika Serikat dan Filipina mengalami penurunan pendaratan ikan tuna sebesar 18 persen dan 35 persen.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: IndonesiaJepangperikanan berkelanjutanperikanan tuna
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Kemenhub Tangkap Kapal Ikan Berbendera Malaysia di Perairan Berakit

Next Post

Perikanan Tuna, Tangkapan Meningkat Nilai Menurun

Postingan Terkait

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

18 September 2026
Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

18 September 2026

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Next Post
Perikanan Tuna, Tangkapan Meningkat Nilai Menurun

Perikanan Tuna, Tangkapan Meningkat Nilai Menurun

Komentar tentang post

TERBARU

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Rektor UNG Menghadiri Rapat Koordinasi Bersama Mendiktisaintek

Typhoon Saudel Traveled Over 7,000 km, Making Landfall Four Times on the Chinese Coast and Once on a Small Japanese Island

Tumpahan Minyak Balikpapan, Nakhoda MV Ever Judger Lalai

Banjir Dahsyat Melanda China, Cuaca Buruk di Iran Menewaskan 8 Orang

Penggunaan Obat Herbal Dapat Menyembuhkan Penyakit dan Lebih Murah

Pengungsi Korban Banjir di Kota Bekasi Capai 149.537 Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.