Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penanganan Polusi Plastik Tidak Berkelanjutan

redaksi
17 Juli 2022
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Sampah plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Produksi plastik telah meningkat pesat selama bertahun-tahun. Diperkirakan 1,15 hingga 2,41 juta ton sampah plastik di lautan berasal dari sungai.

Praktik global saat ini dalam menangani polusi plastik tidak berkelanjutan, termasuk di Indonesia.

Sebagai negara maritim dengan populasi cukup banyak, 80% sampah lautnya yang dibuang oleh masyarakat berasal dari darat, dan 30% tersebut dikategorikan sebagai sampah plastik.

Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan cara-cara sistematis dan inovatif untuk memantau aliran limbah plastik.

Untuk meningkatkan kesadaran sampah plastik yang semakin banyak, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB mengadakan kuliah tamu pada Kamis, (7/7) lalu.

Tiga narasumber dari German Research Center for Artificial Intelligence diundang, yakni Prof Dr Oliver Zielenski, bersama Dr Christoph Tholen dan Mattis Wolf, M.Sc yang menjelaskan identifikasi dan pemantauan limbah plastik, secara hibryd.

Laut rumah bagi keanekaragaman besar spesies dan habitat, sekaligus paru-paru bumi. Sebagian produksi oksigen global adalah hasil kontribusi fotosintesis ganggang laut.

Selain itu, 50% populasi dunia tinggal di daerah pesisir, mengandalkan apa yang disediakan laut untuk mata pencaharian.

Pemanasan global menyebabkan permukaan laut naik. Sampah juga dibuang secara tidak bertanggung jawab ke laut, terutama plastik.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ITBPolusi Plastiksampah plastik
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

2,5 Juta Orang Menderita dan 113 Jiwa Meninggal Dunia Karena Bencana Alam di Indonesia

Next Post

Ribuan Rumah Terendam Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Postingan Terkait

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

20 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Next Post
Banjir Melanda Kabupaten Malinau

Ribuan Rumah Terendam Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

90S Berkembang di Laut Timor, 94W Dekat Papua

Tanah Longsor Terjadi di Beberapa Daerah, di Kota Ambon Satu Orang Meninggal Dunia

Tanda Cuaca Ekstrem Melalui Pertumbuhan Awan

Krisis Pembelajaran, UNESCO Kembangkan Happy Schools

Burung Baru dengan Nama BJ Habibie dan Emil Salim

UNICEF: 100 Ribu Anak Terkena Dampak Gempa Maroko

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.