Kamis, September 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mekanisme Pergerakan Geser Gempabumi Dangkal di Tapanuli Utara

redaksi
1 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Mekanisme Pergerakan Geser Gempabumi Dangkal di Tapanuli Utara

Jejak gempa susulan di Tapanuli Utara, Sumatra Utara setelah gempa M 5,8 Sabtu (1/10). GAMBAR: BMKG/TWITTER DARYONO

Darilaut – Gempabumi yang terjadi di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (1/10) dinihari memiliki mekanisme pergerakan geser. Gempa dangkal ini berada di daratan.

Setelah terjadi gempabumi utama magnitudo (M) 6,0 (update 5,8) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 50 kali gempa susulan.

Menurut Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono melalui akun Twitter @DaryonoBMKG laporan sementara gempabumi Tarutung M 5,8 ini menyebabkan satu korban meninggal dunia dan sembilan korban mengalami luka-luka.

Terdapat lima bangunan roboh dan beberapa bangunan mengalami kerusakan ringan.

Hingga Sabtu pukul 06.50 WIB tercatat 50 kali aktivitas gempa susulan.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra segmen Renun.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” kata Daryono.

Gempa merusak di Tapanuli Utara merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake).

Sejarah gempa merusak Segmen Renun Toru pernah terjadi pada 1916 (M 6,8); 1921 (7,0); 1984 (6,4); 1987 (6,6); 14 Juni 2011 (5,5) dan 1 Oktober 2022 (5,8).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGGempa DaratGempa Tapanuli UtaragempabumiSumatera UtaraTapanuli Utara
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Gempa Darat di Tapanuli Utara Karena Sesar Besar Sumatra Bergeser

Next Post

BPBD Masih Mendata Kerusakan Gempabumi Tapanuli Utara

Postingan Terkait

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

24 September 2026
Hati-hati Penyakit Demam Berdarah Dengue Saat Pandemi Covid-19

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

24 September 2026

Bertindak Menghadapi Risiko Kesehatan Akibat El Niño: Panas Ekstrem, Banjir dan Kekeringan Parah

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

Berinvestasi dan Adaptasi Iklim Dalam Menghadapi El Niño

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Next Post
Mekanisme Pergerakan Geser Gempabumi Dangkal di Tapanuli Utara

BPBD Masih Mendata Kerusakan Gempabumi Tapanuli Utara

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

Bertindak Menghadapi Risiko Kesehatan Akibat El Niño: Panas Ekstrem, Banjir dan Kekeringan Parah

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT Iklim

Berinvestasi dan Adaptasi Iklim Dalam Menghadapi El Niño

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

AmsiNews

REKOMENDASI

Temuan Baru Reptil Spesies Cyrtodactylus jatnai di Bali Barat

Lagi, Jenazah ABK Indonesia di Kapal China Dibuang ke Laut

Implementasi Nilai Ekonomi Karbon, KLHK Meminta Pemda Mengawal Tata Kelola Lingkungan

Awak Kapal Perikanan di Bitung Bentuk Forum Bersama

Dinas Kominfo Kota Gorontalo Sukses Menggelar KIM Awards 2023

Topan super Yagi Mendekati Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.