Senin, Juni 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti: Pemkot Gorontalo Mengacu Data Geologi Teknik

redaksi
4 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Peneliti: Pemkot Gorontalo Mengacu Data Geologi Teknik

Sebagian pemukiman Kota Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Bandung – Peneliti Bidang Geologi Laut dan Oseanografi, Badan Litbang Energi Dan Sumber Daya Mineral Delyuzar Ilahude mengingatkan, pemerintah Kota Gorontalo sudah saatnya mengacu pada data geologi teknik.

“Karena Gorontalo dilintasi jalur sesar yang membelah kota Gorontalo,” kata Delyuzar, Kamis (4/10).

Menurut Delyuzar, sebaiknya sebelum membangun infrastruktur di kawasan Gorontalo berkonsultasi dengan Dinas Pertambangan. Data geologi teknik ini untuk pengembangan perumahan maupun infrastruktur lainnya.

“Sudah saatnya Pemkot Gorontalo punya data geologi teknik untuk pengembangan perumahan, karena gorontalo berpotensi terjadi likuifaksi bila terjadi gempa di atas magnitude 6.5 SR (skala Richter),” ujarnya.

Menurut Delyuzar, rencana tata ruang wilayah (RTRW) harus mengikuti rekomendasi geologi teknik. Soalnya, penelitian geologi teknik ini dengan melakukan pemboran dangkal.

Delyuzar mengatakan, sudah ada laporan penelitian geologi teknik di Gorontalo yang disimpan di Dinas Pertambangan. Bila hilang laporannya, bisa diminta di pusat survei geologi, Badan Geologi di Bandung.

“Likuifaksi yang paling menghawatirkan, karena dengan tidak sadar, rumah kita dapat masuk ditelan bumi,” ujarnya.

Terutama bangunan yang dibangun pada zona paleo lake dan paleo channel (danau purba dan sungai purba). Misalnya, bangunan di pinggiran Danau Limboto. “Daerah itu rawan likuefaksi,” kata Delyuzar.

Dalam membangun Gorontalo, sebaiknya mengarah ke utara, timur laut dan timur. Batuannya lebih kompak dan bukan zona dataran banjir.

“Harus diperhatikan juga sistem drainase karena curah hujan cukup tinggi, kanal yang dibuat sebagian masih kurang mengatasi luapan air,” ujarnya.*

Tags: Geologigorontalolikuifaksi
Bagikan25Tweet8KirimKirim
Previous Post

Hasil Penyelidikan 2012, Sangat Tinggi Likuefaksi di Palu

Next Post

Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Postingan Terkait

Mekkhala Makin Menguat, Berpotensi Menjadi Topan Super di Laut Filipina

Mekkhala Makin Menguat, Berpotensi Menjadi Topan Super di Laut Filipina

22 Juni 2026
Kondisi Gerah di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

22 Juni 2026

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

Kerja Sama UNG dan Pemerintah Parigi Moutong Berfokus pada Program Afirmasi Fakultas Kedokteran

Pengunjung Hiu Paus Botubarani Membludak di Akhir Pekan, Senin Antrian 232 Orang

Next Post
Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Pengurangan Risiko Bencana Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah

Komentar tentang post

TERBARU

Mekkhala Makin Menguat, Berpotensi Menjadi Topan Super di Laut Filipina

Tahun 2025 Rekor Baru Kandungan Panas Laut di Kawasan Asia

Asia Mengalami Pemanasan Lebih Cepat

Panas, Banjir dan Gelombang Panas Meluas di Asia Tahun 2025

WMO Menyoroti  Siklon Senyar dan Curah Hujan di Asia

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

AmsiNews

REKOMENDASI

Negosiasi Panjang, Dua Kapal Perusak Terumbu Karang Bayar Kerugian Rp 35 Miliar

Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Pancaroba

Himatika UNG Menggelar Kompetisi Debat Mahasiswa Matematika 2024

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Rektor Beri Semangat untuk Duta UNG dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi

Iperindo: Indonesia Butuh Kapal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.