Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Prof Sudarmadji: Banyak Air Sebabkan Banjir dan Kotor

redaksi
23 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Air kotor

Kondisi air yang kotor. FOTO: DARILAUT.ID

Yogyakarta – Peneliti Hidrologi dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Sudarmadji mengatakan, terlalu banyak air yang menyebabkan bencana banjir atau kondisi air yang sangat kotor.

Sudarmadji menyoroti kelangkaan air yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia saat memberikan materi dalam konferensi internasional “Manajemen Sumber Daya Lingkungan di tingkat Global”. Konferensi ini diselenggarakan Fakultas Geografi UGM, yang berlangsung di University Club, 22-23 Oktober.

Konferensi diikuti ratusan peneliti dari dalam dan luar negeri, antara lain peneliti dari Taiwan, Belanda, Singapura dan dari beberapa negara Eropa lainnya.

Menurut Sudarmadji, meski sumber saya air terbarukan, bukan berarti hal itu tidak terbatas. Terdapat beberapa persoalan sumber daya air. Kelangkaan air apabila jumlahnya sedikit. Terlalu banyak air yang dapat menyebabkan bencana banjir dan kondisi air yang sangat kotor akibat pembuangan sampah atau limbah secara sembarangan.

“Kasus kelangkaan air disebabkan pertambahan jumlah penduduk, lalu konversi lahan menyebabkan jumlah air tanah mengalami penurunan, serta aktivitas manusia dalam bidang pertanian, industri dan pariwisata,” katanya.

Meski penduduk dunia dihadapkan pada persoalan kelangkaan air bersih, kekeringan dan bencana banjir, namun strategi dalam mengelola sumber daya air sangat penting.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AirUGM
Bagikan14Tweet2KirimKirim
Previous Post

Mangrove Sebagai Penangkap Karbon

Next Post

Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

Postingan Terkait

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

6 November 2026
Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

6 November 2026

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Next Post
Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

Komentar tentang post

TERBARU

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

AmsiNews

REKOMENDASI

AMSI Gorontalo dan Klik Beri Penguatan Sekolah Literasi Pemberitaan Pemilu

Bibit Siklon Tropis 92W Tumbuh di Utara Timur Laut Pulau Morotai

Pemerintah Menetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024

Topan Zelia Meningkat Cepat Menjadi Kategori 3 di Dekat Australia Barat

Gempa Pohuwato M6,3 Dirasakan Hingga Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara

Badai Tropis Khanun Bergerak ke Timur Melintasi Kepulauan Amami

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.