Rabu, Mei 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

redaksi
24 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

WINDY.COM

Yogyakarta – Peneliti dari National Taiwan Normal University Taiwan Prof Tsung Yu Lee mengatakan, persoalan perubahan iklim yang terjadi saat ini menyebabkan jumlah kadar air hujan meningkat. Hal ini, menurut Prof Tsung, telah memicu terjadinya bencana longsor atau angin topan, seperti yang terjadi di Taiwan.

“Dengan curah hujan 600 mm saja bisa longsor apalagi sampai 3.000 mm sering menyebabkan bencana angin Topan,” kata Tsung saat memberikan materi dalam konferensi internasional “Manajemen Sumber Daya Lingkungan di tingkat Global”.

Konferensi ini diselenggarakan Fakultas Geografi UGM, yang berlangsung di University Club, 22-23 Oktober.
Konferensi diikuti ratusan peneliti dari dalam dan luar negeri, antara lain peneliti dari Taiwan, Belanda, Singapura dan dari beberapa negara Eropa lainnya.

Tsung mengatakan dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan intensitas kadar curah air hujan yang meningkat hingga mencapai 20 persen. Dengan jumlah curah hujan rata-rata 3000 mm per tahun.

Sudah saatnya negara dengan curah hujan yang tinggi, mengembangkan infrastruktur untuk mengelola air hujan tersebut. Air hujan ini dapat dijadikan sebagai sumber kebutuhan air yang bisa dialiri melalui keran di setiap rumah-rumah penduduk.

Peneliti Hidrologi dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Sudarmadji mengatakan, persoalan manajemen sumber daya air, dapat pula disebabkan faktor alam seperti perubahan iklim global yang menyebabkan durasi musim hujan dan kekeringan yang tidak menentu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AirTaiwanUGM
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Prof Sudarmadji: Banyak Air Sebabkan Banjir dan Kotor

Next Post

Politeknik Negeri Manado Gelar Bersih Lingkungan dan Toilet

Postingan Terkait

Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

6 Mei 2026
Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Potensi Hujan di Bulan Mei

6 Mei 2026

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Next Post
Politeknik Manado

Politeknik Negeri Manado Gelar Bersih Lingkungan dan Toilet

Komentar tentang post

TERBARU

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

AmsiNews

REKOMENDASI

2018, Dua Ekor Paus Terdampar di NTT

Warga Sumatera Barat Tersengat Ubur-ubur Bluebottle, 8 Masuk Rumah Sakit

Badai Tropis Nalgae Terbentuk di Laut Filipina

Vietnam Bersiap Menghadapi Topan Super Yagi, Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

Gerhana Matahari Cincin Berikutnya Tahun 2031

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.