Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Apa Saja Manfaat Pemodelan dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup?

redaksi
29 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Forum ahli di Bali

Dr Ing Widodo S Pranowo.

SENGKETA lingkungan hidup membutuhkan data yang akurat. Data ini sebagai bukti yang ada di lokasi kejadian.

Ahli Modeling Laboratorium Data Laut & Pesisir Pusat Riset Kelautan Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan & Perikanan Dr Ing Widodo S Pranowo mengatakan, ketika ada suatu pencemaran, maka dapat disimulasikan bagaimana penyebaran material pencemaran tersebut.

“Berdasarkan propagasi pencemaran, dapat diestimasikan kawasan mana sajakah yang terdampak,” Kata Widodo kepada Darilaut.id.

Dengan adanya informasi ini, kata Widodo, dapat di-overlay dengan baseline information sumberdaya laut apa saja yang terdampak. Adakah kawasan perikanan yang terdampak, dan lain sebagainya.

Selanjutnya, tim survei menindaklanjuti dengan turun ke lokasi kejadian. Tim ini mengumpulkan lagi bukti-bukti di lokasi yang diestimasi telah terdampak.

Karena itu, menurut Widodo, dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup, hasil pemodelan dapat digunakan sebagai guide untuk mencari bukti di lokasi.

Keuntungan permodelan ini, lebih efektif dan efisien. Kemudian tidak berdampak kepada alam atau tidak membahayakan. “Ekonomis dan lebih lebih praktis,” kata Widodo, salah satu nara sumber kegiatan Forum Ahli yang difasilitasi Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Bali.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: GeospasialKKPKLHK
Bagikan13Tweet5KirimKirim
Previous Post

Hari Ini, 25 Lumba-Lumba Digiring ke Taiji, Jepang

Next Post

Mulai Hari Ini Our Ocean Conference di Bali

Postingan Terkait

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026
Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
OOC di Bali

Mulai Hari Ini Our Ocean Conference di Bali

Komentar tentang post

TERBARU

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

AmsiNews

REKOMENDASI

KPU Kabupaten Gorontalo Sosialisasi Tahapan Pendaftaran Pasangan Calon

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Peneliti Temukan Populasi Baru Paus Biru di Samudera Hindia Bagian Barat

Cegah Narkoba, Stunting dan Penguatan Pangan Sebanyak 1.518 Mahasiswa Turun di 102 Desa

Huawei dan AMSI Jalin Sinergi untuk Kecakapan Digital di Indonesia

Koleksi Lebah Raksasa Maluku Utara Ada di Museum Inggris, Belanda, Amerika Serikat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.