Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti BRIN Identifikasi 4 Jenis Tuna Komersial Melalui Model Distribusi Spasial

redaksi
5 Agustus 2024
Kategori : Berita
0
KKP Temukan Selisih Produksi Perikanan Tangkap Rp 35,3 Triliun

Ikan Cakalang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengembangkan model spasial untuk mengetahui distribusi ikan yang baik dan akurat, terutama untuk empat komersial tuna, seperti albacore (ALB), bigeye (BET), yellowfin (YFT) dan skipjack (SKJ).

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Komputasi BRIN, Emiyati, membangun model distribusi spasial untuk empat jenis tuna komersial tersebut di perairan Indoensia.

Latar belakang dari penelitian ini adalah bahwa tuna merupakan komoditas ikan yang berkontribusi pada global income dan nutrisi, seperti yang dipaparkan oleh FAO dan McCluney bahwa 7 persen tuna menyumbang 20 billion nilai fish landing.

Data dari berbagai satelit dimanfaatkan untuk mendapatkan parameter-parameter oseanografi, seperti suhu permukaan laut, tinggi permukaan laut, dan seterusnya untuk mengidentifikasi lokasi fishing zone atau potensial penangkapan ikan, baik tuna dan sejenisnya, dan juga memprediksi pergerakan tuna.

Selain itu, kata Emiyati, tujuan lainnya adalah untuk menguji korelasi antara faktor lingkungan laut yang memengaruhi distribusi spasial tuna tersebut dan mengidentifikasi area potensial beberapa tuna yang saling berinteraksi.

”Dalam hal ini, menggunakan empat jenis tuna dengan wilayah yang sama, sehingga memungkinkan mereka bisa bertemu dan berinteraksi serta berkompetisi untuk mendapatkan makanannya,” kata Emiyati, pada Kolokium Population Dynamic Modelling for Marine Biodiversity, Rabu (31/7).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINOseanografiperikanan tunaSuhu Permukaan Laut
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

4 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Pasifik Barat

Next Post

Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

Postingan Terkait

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

5 September 2026
Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

5 September 2026

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Next Post
Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

TERBARU

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Awak Kapal Perikanan Kerja Lebih 20 Jam per Hari

Sejumlah Negara di Berbagai Belahan Bumi Menghadapi Panas Ekstrem

Awak Kapal Perikanan Indonesia di Cape Town Dapat Bantuan Logistik

Strategi Mitigasi Bencana Kementerian ESDM

Ujicoba Kapal Pelat Datar UI, Ramah Lingkungan

Organisasi Meteorologi Memperbarui Pedoman Penyelamatan Data

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.