Sabtu, Januari 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

6 Hewan Laut yang Terancam Punah

redaksi
4 Juli 2022
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
6 Hewan Laut yang Terancam Punah

Paus Bowhead dan anaknya. FOTO: NOAA Fisheries

Darilaut – Setiap spesies memegang peranan penting dalam suatu ekosistem, baik yang sekecil polip karang maupun sebesar paus. Jadi ketika satu spesies berada dalam bahaya kepunahan, hal itu dapat mempengaruhi seluruh ekosistem.

Ketika suatu spesies berada dalam bahaya kepunahan, terdaftar di bawah Undang- Undang Spesies Terancam Punah (Endangered Species Act).

NOAA Fisheries telah mengembangkan dan menerapkan rencana pemulihan— serta peta jalan untuk pemulihan spesies— dan mencegah dari kepunahan.

Berikut ini enam hewan laut yang terancam punah untuk membantu upaya konservasi dan melestarikan keanekaragaman planet ini.

Pertama, Penyu Lekang Zaitun

Ini termasuk salah satu penyu terkecil di dunia. Penyu lekang zaitun mendapatkan namanya dari warna abu-abu-hijau zaitun pada karapas (cangkang) yang berbentuk hati.

Seperti semua penyu, lekang betina kembali ke darat untuk bertelur di pasir. Mereka adalah navigator yang luar biasa dan biasanya kembali ke pantai di area umum tempat mereka menetas.

Sebagian besar betina lekang zaitun datang ke pantai dalam acara bersarang massal yang dikenal sebagai arribada, yang berarti “kedatangan” dalam bahasa Spanyol.

Hanya jenis penyu lekang (zaitun dan Kemp) yang bersarang dalam jumlah massal.

Hanya saja, perilaku bersarang arribada memudahkan orang untuk mengambil telur dalam jumlah yang luar biasa dan membunuh sejumlah besar betina dewasa (untuk dikonsumsi). Ini adalah penyebab utama penurunan penyu lekang di seluruh dunia.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Ikan KerapuNOAA FisheriesPari Gergajipaus pembunuh palsupenyu lekang
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Pengukuran Kapal Ikan Bawah 7 GT di Kabupaten Kendal Gratis

Next Post

Konferensi Kelautan PBB, Komitmen Global Mengatasi Keadaan Lautan yang Mengerikan

Postingan Terkait

Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

Badai Tropis Nokaen Mendekati Pulau Catanduanes Filipina

17 Januari 2026
PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

17 Januari 2026

UNDP: Kapal Listrik Tenaga Surya Solusi Bagi Nelayan Kecil

Bibit Siklon Tropis 96S Bawa Gelombang Laut di Selatan Jawa

Berkah Laut Panen Gurita Berat Hampir Setengah Ton di Torosiaje Teluk Tomini

Ini Logo Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

Next Post
Konferensi Kelautan PBB, Komitmen Global Mengatasi Keadaan Lautan yang Mengerikan

Konferensi Kelautan PBB, Komitmen Global Mengatasi Keadaan Lautan yang Mengerikan

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Nokaen Mendekati Pulau Catanduanes Filipina

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

UNDP: Kapal Listrik Tenaga Surya Solusi Bagi Nelayan Kecil

Bibit Siklon Tropis 96S Bawa Gelombang Laut di Selatan Jawa

Berkah Laut Panen Gurita Berat Hampir Setengah Ton di Torosiaje Teluk Tomini

Ini Logo Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Alfred Menguat di Laut Koral Australia

UNG Menggelar Workshop Publikasi Ilmiah

Kapal Tenggelam, TNI Angkatan Laut Kerahkan 2 KRI

Ratusan Rumah Rusak Karena Angin Kencang

Mahasiswa UNG Raih Medali Emas Taekwondo Internasional

Indeks Pembangunan Manusia Kota Gorontalo Meningkat, Kemiskinan Menurun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.