Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

redaksi
5 Agustus 2024
Kategori : Berita
0
Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

Mahasiswa KKN kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo di Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Darilaut – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memanfaatkan limbah batang jagung untuk diolah menjadi pupuk organik.

Pengolahan limbah pertanian jagung ini dilakukan mahasiswa KKN di Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Mahasiswa KKN berinovasi dalam hal pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah pertanian batang jagung dan limbah peternakan, serta bahan tambahan dedaunan hijau juga cairan EM4, pada Senin (29/7).

Hasil observasi yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN, diperoleh data bahwa Desa Banuroja memiliki lahan-lahan palawija yang ditanami terdiri dari jagung, kacang tanah, dan sayur-sayuran.

Dari beberapa hasil pertanian lokal itu, yang unggul saat ini adalah jagung. Posisi tanaman jagung Kembali menggantikan tanaman buah naga.

Sebelumnya, buah naga sempat menjadi tanaman unggulan di Banuroja, namun adanya hama penyakit yang menyerang tanaman tersebut, kini tanaman buah naga di Banuroja hanya menjadi kenangan belaka.

Sebagai bentuk komitmen dalam hal peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan pertanian lokal di Desa Banuroja, mahasiswa KKN UNG berinovasi memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan tersebut.

Pembuatan pupuk dari limbah ini dilakukan dengan tujuan membantu masyarakat setempat untuk memperoleh pupuk.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Desa BanurojaKabupaten PohuwatoKKN Kolaboratif UGM-UNGPupuk OrganikUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Peneliti BRIN Identifikasi 4 Jenis Tuna Komersial Melalui Model Distribusi Spasial

Next Post

Lebih Dari 11.600 Pemilih Terdaftar di Kecamatan Tilango

Postingan Terkait

Lere Palu

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

6 November 2026
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

6 November 2026

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Next Post
Lebih Dari 11.600 Pemilih Terdaftar di Kecamatan Tilango

Lebih Dari 11.600 Pemilih Terdaftar di Kecamatan Tilango

TERBARU

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Dapat Terjadi di Gorontalo dan Wilayah Lainnya

Badai Tropis Jelawat Mendarat di Filipina

BRIN Tetapkan Riset Etnoekologi Melalui Kearifan Lokal

9 Insiden Maritim Terjadi Saat Topan Gaemi Melintasi Taiwan

Kemenhub Bagi Alat Keselamatan Kapal dan Pas Kecil

Ubur-ubur Langka Terekam di Perairan Papua New Guinea

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.