Sabtu, September 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Intensitas Krathon Meningkat Menjadi Topan di Laut Filipina

redaksi
29 September 2024
Kategori : Berita
0
Intensitas Krathon Meningkat Menjadi Topan di Laut Filipina

Tren lintasan topan (typhoon) Krathon, Minggu (29/9). GAMBAR: PAGASA

Darilaut – Intensitas siklon tropis Krathon telah meningkat menjadi topan (typhoon) di Laut Filipina, Samudra Pasifik barat, minggu (29/9) siang.

Trek lintasan topan Krathon dengan nama lokal Filipina ”Julian” diperkirakan akan melintasi pesisir Taiwan dalam beberapa hari ke depan.

Menurut PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration – Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina), “Julian” diperkirakan akan bergerak secara umum ke barat laut hari ini hingga Selasa (1/10) pagi menuju wilayah Kepulauan Batanes-Babuyan.

Selanjutnya, sebelum berakselerasi di atas perairan timur Taiwan pada Selasa sore dan seterusnya. PAGASA memperkirakan sistem ini mencapai kategori topan super.

Badan Meteorologi Jepang (JMA)  mengatakan Krathon bergerak lambat ke utara barat laut.

Tekanan udara pada pusatnya 975 hPa (hektopaskal). Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih berada di seluruh area 440 km (240 NM).

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Krathon terletak 576 km timur laut Manila, Filipina, dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,1 meter (20 feet), kata JWTC.

Tags: Badan Meteorologi JepangJTWCLaut FilipinaPAGASATaiwanTopan Krathon
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Longsor Tambang di Kabupaten Solok, 12 Orang Tewas dan 11 Selamat

Next Post

Badai Dahsyat Helene Menewaskan 64 Orang di AS, Kerugian $15 Miliar

Postingan Terkait

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

19 September 2026
Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

19 September 2026

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Next Post
Badai Besar Helene Menyebabkan 25 Orang Tewas di AS

Badai Dahsyat Helene Menewaskan 64 Orang di AS, Kerugian $15 Miliar

TERBARU

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Banjir dan Kekeringan Pecahkan Rekor Lima Tahun Terakhir

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Shanshan Mendarat di Prefektur Kagoshima Jepang

Pencarian 6 ABK Kapal Multi Prima 01 Diperpanjang

Cara Lebanon Mengurangi Limbah

Leato Utara Dijadikan Kampung Bahari Nusantara

Problem Tumpahan Minyak Banyak Terjadi di Indonesia

Efek Garis Geser, Filipina Menghadapi Banjir Dahsyat yang Menewaskan 25 Orang, 26 Hilang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.