Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Stok Ikan Tuna Mata Besar di Samudra Hindia Membaik, Kuota Jepang Akan Naik

redaksi
2 Mei 2025
Kategori : Berita
0
Stok Ikan Tuna Mata Besar di Samudra Hindia Membaik, Kuota Jepang Akan Naik

Ikan tuna mata besar (Bigeye tuna). GAMBAR: NHK

Darilaut – Stok ikan tuna mata besar (Big eye tuna) di Samudra Hindia terus membaik dan berada pada tingkat berkelanjutan.

Hal ini berdasarkan konferensi Komisi Tuna Samudra Hindia yang diadakan pada pertengahan April lalu di pulau Reunion Prancis, Samudra Hindia.

Anggota komisi membahas kuota untuk big eye, ikan tuna sirip kuning dan jenis tuna lainnya.

Melansir Nippon Hoso Kyokai (NHK) kuota Jepang untuk penangkapan ikan tuna mata besar di Samudra Hindia akan dinaikkan mulai tahun 2026 selama tiga tahun.

Proyeksi menunjukkan spesies tersebut berada pada tingkat berkelanjutan di Samudra Hindia.

Tuna mata besar sangat populer di Jepang. Spesies ini biasanya dimakan mentah sebagai sashimi.

Jepang menangkap lebih dari 28.000 ton pada tahun 2023. Lebih dari 3.500 ton berasal dari Samudra Hindia.

Kuota tahunan Jepang untuk tuna mata besar Samudra Hindia akan naik 15 persen menjadi 4.237 ton mulai tahun depan hingga 2028. Keputusan itu datang pada konferensi Komisi Tuna Samudra Hindia.

Komisi Tuna telah memberlakukan batasan penangkapan ikan tuna mata besar (Thunnus obesus) untuk negara dan wilayah yang berpartisipasi sejak tahun lalu untuk membendung penurunan stok.

Konferensi telah memutuskan untuk menaikkan kuota berdasarkan proyeksi yang menunjukkan populasi mata besar pada tingkat berkelanjutan di lautan yang berbatasan dengan India, Afrika, Indonesia, dan Australia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bigeye TunaHari Tuna SeduniaIkan tunaIkan Tuna Mata BesarJepangKuota Tunaperikanan tunaSamudra HindiaThunnus obesusWorld Tuna Day
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

World Tuna Day, Secercah Asa untuk Penangkapan Ikan Tuna yang Berkelanjutan

Next Post

Kuota Tangkapan Tiga Jenis Ikan Tuna Indonesia di Samudra Hindia Bertambah

Postingan Terkait

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

17 April 2026
1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

17 April 2026

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Next Post
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

Kuota Tangkapan Tiga Jenis Ikan Tuna Indonesia di Samudra Hindia Bertambah

TERBARU

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

AmsiNews

REKOMENDASI

Maleo Berkurang di Bakiriang

Sistem Peringatan Dini di Negara-Negara Pulau Kecil

Penambangan Pasir di Pulau Citlim Berpotensi Mengganggu Ekosistem Pesisir

Lembaga Penelitian UNG Monitoring 76 Lokasi Pengabdian

Mendefinisikan Ekonomi Kelautan Indonesia

Ubur-Ubur ini Berpotensi Hidup Abadi di Bumi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.