Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Budidaya Udang yang Menghasilkan 130 Ton per Hektare

redaksi
21 Januari 2022
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi, Ide & Inovasi
0
KKP Ekspor Hasil Perikanan ke Berbagai Negara

Udang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dalam setiap hektare lokasi budidaya udang dapat menghasilkan hingga 130 ton udang. Tekonologi ini berhasil diciptakan tim peneliti IPB University.

Melansir Ipb.ac.id, teknologi ini dengan mengkombinasikan sistem budidaya Recirculating Aquaculture System (RAS) dan Bioflok. Budidaya udang secara presisi yang mampu meningkatkan produktivitas hasil panen.

Ketua tim Peneliti, Prof Bambang Widigdo, mengatakan ujicoba budidaya udang ini dengan tidak banyak mengganti air laut, dengan sistem resirkulasi. Sisa pakan dan kotoran udang harus dikonversi menjadi bahan yang tidak menghasilkan racun.

Resirkulasi yang dilakukan tidak boleh menjadikan flok banyak berkurang. Sebab, flok atau agregat sisa pakan, bakteri, protozoa dan zooplankton dapat digunakan sebagai tambahan makanan serta untuk mengasimilasi gas beracun menjadi tidak beracun.

Menurut Bambang, teknologi budidaya udang ini dilakukan di dalam suatu greenhouse, di mana berbagai parameter seperti suhu dan salinitas dapat dikondisikan.

Hal itu bertujuan agar kualitas hasil panen mampu terjaga dengan baik. Selain itu, budidaya udang dengan greenhouse juga dapat mengefisienkan penggunaan air.

Dengan kualitas air terjaga, kata Bambang, climate bisa tereliminasi dari perubahan suhu yang naik turun, kondisi optimal bisa dicapai. Sehingga pertumbuhannya bisa lebih cepat. Karena semua parameter bisa dieliminasi dengan biosecurity secara penuh, dalam satu meter persegi dapat ditebar 300 hingga 500 ekor udang.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: InovasiIPB UniversityPerikanan budidayaTambak UdangUdang
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Mitigasi Tsunami dan Gempabumi Megatrust

Next Post

Gubernur Diminta Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Monitoring Ekosistem Mangrove Berbasis Android

Gubernur Diminta Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa KKN UNG Sosialisasi Tanaman Sorgum di Pohuwato

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Skor Kemakmuran Indonesia Tertinggi di Dunia, Melampaui Jepang, AS dan Inggris

Repatriasi 225 ABK Indonesia di Kapal Pesiar MSC Magnifica

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Hasil Tangkapan Sampingan dan Fungsi Ekosistem

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.