Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas dan Mencairnya Gletser Dapat Membangkitkan Patogen Purba

redaksi
14 Juli 2025
Kategori : Berita, Iklim
0
Panas di Spanyol, Portugal dan Afrika Utara Karena Perubahan Iklim

Ilustrasi gelombang panas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Wilayah Indonesia biasanya sudah berada di musim kemarau, saat ini masih menghadapi terjadinya hujan lebat yang menyebabkan banjir dan cuaca ekstrem. Sementara di negara lainnya mengalami panas ekstrem dan banjir.

Program Lingkungan PBB (UNEP) memperingatkan peningkatan risiko kesehatan bagi lansia (lanjut usia) seiring dengan meluasnya gelombang panas ekstrem di banyak negara dan menjadi “kenormalan baru”.

Dalam Laporan Frontiers 2025 yang diterbitkan pada Kamis 10 Juli 2025, dampak lain yang disorot dari perubahan iklim termasuk mencairnya gletser yang membangkitkan kembali patogen purba dan banjir yang berisiko melepaskan bahan kimia berbahaya.

Edisi ke-7 Laporan Frontiers, The Weight of Time – menghadapi era baru tantangan bagi manusia dan ekosistem, merupakan bagian dari inisiatif Foresight Trajectory UNEP menyoroti isu-isu lingkungan yang muncul serta solusi potensial.

Edisi pertama pada tahun 2016, telah memperingatkan meningkatnya risiko penyakit zoonosis, empat tahun sebelum pandemi COVID-19.

Laporan ini dirilis ketika masyarakat di seluruh Tiongkok, Jepang, India, Eropa, AS, dan negara-negara lain menghadapi panas ekstrem dan banjir selama berminggu-minggu.

Direktur Eksekutif UNEP, Inger Andersen, mengatakan, gelombang panas merupakan salah satu dampak perubahan iklim yang paling sering terjadi dan mematikan, bersama dengan banjir dan menyusutnya lapisan es.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gelombang PanasInger AndersenPatogen PurbaPelestarian GletserPerubahan IklimUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Nari Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan

Next Post

Bangkitnya Mikroba ”Zombie” Purba

Postingan Terkait

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

16 Juni 2026
BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

16 Juni 2026

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Next Post
Salju Abadi di Pegunungan Jayawijaya di Ambang Kepunahan

Bangkitnya Mikroba ”Zombie” Purba

TERBARU

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Alfred Bergerak Lambat, Jutaan Warga Australia Dalam Bahaya

Program Doktor Ilmu Pertanian dan Manajemen Pendidikan Akan Memperkuat Pascasarjana UNG

Cara Ilmuwan Griffith University Perkirakan Umur Gambar Cadas 67.800 Tahun di Pulau Muna

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

Pakan Mandiri Beri Nilai Tambah bagi Pembudidaya

BKKPN Kupang Usut Kapal Pesiar Lego Jangkar di Kawasan Konservasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.