Darilaut – Badai Tropis (tropical storm) Nari bergerak lambat di dekat Kepulauan Ogasawara, Jepang, di Samudra Pasifik bagian barat, Minggu (13/7).
Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) Nari dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang, bergerak lambat ke utara.
Tekanan udara pada pusatnya 998 hPa (hektopaskal).
Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebihdi tenggara 280 km (150 NM) dan barat-laut 110 km (60 NM), kata JMA.
Prediksi JMA Nari akan menguat menjadi siklon tropis yang berkembang ekstrem.
Nari, topan Jepang Nomor 5, selama enam jam terakhir terletak 1.150 km di tenggara Yokosuka. Sistem ini telah bergerak ke arah timur-timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Nari diperkirakan akan berbelok ke utara selama 12 jam ke depan. Sistem ini akan terus bergerak ke utara dalam 12 hingga 36 jam.
Intensifikasi bertahap akan terjadi selama 24 jam karena Nari berada dalam lingkungan yang cukup menguntungkan dengan suhu permukaan laut yang hangat, geseran angin 30–35 km per jam (15–20 knot).




