Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laju Kadar CO2 di Atmosfer Meningkat

redaksi
18 Oktober 2025
Kategori : Berita, Iklim
0
Laju Kadar CO2 di Atmosfer Meningkat

GAMBAR: WMO

Darilaut – Kadar CO2 atau karbon dioksida di atmosfer melonjak ke level tertinggi dan rekor baru di tahun 2024.

Ini menyebabkan planet mengalami peningkatan suhu jangka panjang, menurut laporan terbaru dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).

Buletin Gas Rumah Kaca WMO menyatakan bahwa emisi CO2 yang berkelanjutan dari aktivitas manusia dan peningkatan kebakaran hutan menjadi penyebabnya, serta berkurangnya penyerapan CO2 melalui ekosistem darat dan laut.

Laju pertumbuhan CO2 telah meningkat tiga kali lipat sejak tahun 1960-an, meningkat dari rata-rata tahunan sebesar 0,8 ppm menjadi 2,4 ppm dalam dekade 2011 hingga 2020.

Dari tahun 2023 hingga 2024, konsentrasi rata-rata global CO2 melonjak sebesar 3,5 ppm, peningkatan terbesar sejak pengukuran modern dimulai pada tahun 1957.

“Panas yang terperangkap oleh CO2 dan gas rumah kaca lainnya mempercepat iklim kita dan menyebabkan cuaca yang lebih ekstrem,” kata Wakil Sekretaris Jenderal WMO, Ko Barrett.

Oleh karena itu, ”mengurangi emisi sangat penting tidak hanya untuk iklim kita tetapi juga untuk keamanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kita,” ujar Ko Barrett.

Konsentrasi metana dan dinitrogen oksida – gas rumah kaca berumur panjang terpenting kedua dan ketiga yang terkait dengan aktivitas manusia – juga telah meningkat dan memecahkan rekor.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaKarbon DioksidaMetanaWMO
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNG Perkuat Jejaring Riset Internasional Bersama Sussex University dan Monash University

Next Post

Lautan Menyerap Lebih Sedikit CO2 Saat Suhu Global Meningkat

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Lautan Menyerap Lebih Sedikit CO2 Saat Suhu Global Meningkat

Lautan Menyerap Lebih Sedikit CO2 Saat Suhu Global Meningkat

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Persentase Penduduk Miskin Provinsi Gorontalo Menurun

Gempa Kuat M6,0 Guncang Pohuwato Gorontalo

Siklon Tropis Zelia Menghilang di Pedalaman Pilbara Australia Barat

Siklon Halima Tumbuh Menjadi Sistem yang Berbahaya

Kerangka Hukum Penting Untuk Aksi Iklim dan Perlindungan Laut

2 Orang Meninggal Karena Banjir di Pohuwato, Longsor di Parigi Moutong 7 Orang Dalam Pencarian

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.