Darilaut – Koalisi Lembaga Perempuan dan Kelompok Rentan Terdampak Banjir Sumatra mengatakan perempuan dan kelompok rentan menanggung beban terberat di tengah bencana Aceh, Sumut dan Sumbar.
Untuk itu, Koalisi menyerukan agar menjamin pemenuhan kebutuhan dasar dan kebutuhan spesifik perempuan dan kelompok rentan.
”Bantuan kemanusiaan harus mencakup air bersih,” sanitasi yang layak dan aman, pangan bergizi, layanan kesehatan termasuk kesehatan reproduksi, “kebutuhan khusus ibu hamil dan menyusui, anak, lansia, serta penyintas disabilitas,”dan dukungan psikososial yang mudah diakses, kata Koalisi Lembaga Perempuan dalam pernyataannya bersama Konsorsium PERMAMPU (Flower Aceh, PESADA-SUMUT, LP2M SUMBAR) dan Institut KAPAL Perempuan).
Koalisi juga meminta pemerintah wajib memastikan adanya mekanisme pencegahan, pelaporan, dan penanganan kekerasan berbasis gender di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak; termasuk menyediakan ruang aman, informasi layanan, dan jalur rujukan yang jelas ke UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak), layanan kesehatan, dan aparat penegak hukum.
“Kami mendesak Presiden Republik Indonesia dan Pemerintah Nasional untuk segera menetapkan bencana di tiga provinsi di Pulau Sumatra ini sebagai Bencana Nasional,” kata Koalisi.




