Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penggunaan Pasir Berlebihan Mengancam Ekosistem dan Mata Pencaharian

redaksi
18 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Ekspor Pasir Laut Merusak Lingkungan dan Melanggar HAM

Ilustrasi pasir laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pasir yang ada di Bumi dihasilkan melalui proses erosi geologis ribuan tahun. Setiap tahun kita menggunakan 50 miliar ton. Program Lingkungan PBB (UNEP) mengingatkan untuk menggunakan pasir dengan bijak.

UNEP menyebutkan meningkatnya permintaan global akan pasir didorong oleh pertumbuhan populasi, ekonomi, urbanisasi, dan infrastruktur.

Kondisi ini melampaui pasokan pasir berkelanjutan, mengancam ekosistem dan mata pencaharian yang kita andalkan, demikian laporan terbaru UNEP tentang ”Pasir dan Keberlanjutan: Sumber Daya Penting untuk Alam dan Pembangunan.”

Menurut UNEP pasir diekstraksi untuk berbagai kebutuhan infrastruktur yang menopang masyarakat dan pembangunan modern. Alam membutuhkan ratusan ribu tahun untuk menghasilkan pasir melalui proses erosi geologis bertahap.

Namun kita menggunakan pasir dengan laju yang mencengangkan, yaitu 50 miliar ton per tahun; penggunaannya untuk bangunan saja diproyeksikan meningkat hingga 45 persen pada tahun 2060. Kita mengekstraknya lebih cepat daripada pemulihannya – inilah kesenjangan pasir.

Pasir juga menyediakan habitat penting bagi ikan, penyu, burung, kepiting, dan spesies lainnya yang tak terhitung jumlahnya, mendukung keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekologis – juga kunci bagi pariwisata dan perikanan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: PasirTambang PasirUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Program Studi S1 Ilmu Lingkungan UNG Meraih Akreditasi Baik dari BAN-PT

Next Post

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Tiga Kapal Penangkap Ikan Taiwan Kandas di Terumbu Karang Mauritius

Tanda Zona Bahaya Dipasang di Gunung Ibu

Insiden di Laut Cina Selatan, Kapal Cina Mengusik Penjaga Pantai Filipina

3 Bibit Siklon Tropis Berada di Laut Filipina dan Dekat Kepulauan Mariana Utara

Banjir Pesisir Mengancam Hong Kong

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.