Darilaut – Bibit Siklon Tropis 93S (Tropical Low 03U) di selatan Jawa, Samudra Hindia, berpeluang sedang menjadi siklon tropis.
Sistem ini berjarak lebih dari 300 km dari pantai di selatan Jawa Timur, pada Rabu (17/12) pagi, dengan kecepatan angin 55 km per jam.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan 93S (03U) yang saat ini terletak di selatan Jawa, memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Sistem ini mengemas kcepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 45–50 km per jam (23–28 knot).
Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1003 hPa (hektopaskal), kata JTWC.
Analisis JTWC menunjukkan lingkungan yang cukup menguntungkan dengan geser angin sedang (15–20 knot), suhu permukaan laut hangat (28–29°C), dan aliran keluar ke arah barat dan kutub yang terus-menerus.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah yang berpotensi terdampak bibit siklon tropis 93S, berupa angin kencang di Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cuaca ekstrem dapat terjadi di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, gelombang tinggi berpotensi terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa Timur, Selat Lombok bagian selatan, Samudera Hindia selatan Bali, Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Samudera Hindia selatan NTB, Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa Barat.




