Darilaut – Eksplorasi Laut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama OceanX berhasil merekam struktur komunitas gunung bawah laut (seamount) Sulawesi Utara. Ekspedisi ini juga mengidentifikasi 14 spesies megafauna.
Selama 19 hari, dari tanggal 5-24 Januari 2026, tim melaksanakan ekspedisi untuk tahap akhir penelitian laut melalui “OCEANX–BRIN Collaborative Deep-sea Research and Capacity Building Program 2025 – Mission Leg 2”.
Hari ini tim berlayar di laut utara Sulawesi Utara menuju Pelabuhan Bitung hingga 24 Januari 2026.
Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN sekaligus Lead Scientist ekspedisi ini, Pipit Pitriana, mengatakan ekspedisi tersebut memperkaya data biodiversitas perairan Sulawesi Utara sebagai dasar rekomendasi kebijakan konservasi.
Melansir Brin.go.id, ekspedisi ini didukung hadirnya dua unit kapal selam berawak (submersible) yang memiliki peran spesifik berbeda.
“Nadir yang difokuskan untuk mendukung aspek media dan dokumentasi visual, dan Neptune yang lebih diarahkan untuk saintifik,” ujar Ilham, peneliti dari Indo Ocean Foundation.

Nadir digunakan untuk merekam struktur komunitas di gunung bawah laut Sulawesi Utara melalui metode video transect.
Neptune dilengkapi dengan Niskin bottle untuk mengoleksi sampel air, lengan robotik yang mampu mengambil sampel biota laut, dan bio box untuk menjaga spesimen selama perjalanan naik ke permukaan untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium kapal.




