Darilaut – Tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari, mengakibatkan 17 orang meninggal dunia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) gabungan telah berhasil menyerahkan total 25 kantong jenazah.
Jumlah ini sudah termasuk dari 11 jenazah yang berhasil teridentifikasi serta 6 yang masih proses identifikasi.
Hasil operasi pencarian Tim SAR gabungan selanjutnya diproses oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk identifikasi.
Proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung. Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.
Hingga kini, proses identifikasi terhadap kantong jenazah yang sudah diserahkan ke tim DVI terus berjalan.
Proses pencarian kembali dilanjutkan dengan fokus titik pencarian yang sebelumnya sudah dipetakan melalui gambar yang diolah melalui drone.
Pengerahan alat berat juga telah dilakukan, namun kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian.
BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak, termasuk proses pencarian korban serta pendataan rumah terdampak.




