Jumat, Juli 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

redaksi
9 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

Ilustrasi kemasan junk food. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menemukan perilaku konsumsi junk food pada anak sekolah dasar di Kabupaten Gorontalo karena teman sebaya, iklan, dan faktor ekonomi.

Riset juga mendapati konsumsi junk food yang berkaitan dengan pola makan tidak sehat dan risiko gangguan gizi itu lantaran kebiasaan keluarga, kemudahan akses, harga, kurangnya pendidikan, serta preferensi rasa dan kemasan.

Selain itu, kurangnya edukasi menjadi faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap perilaku konsumsi junk food.

Efek domino teman sebaya faktor paling dominan. Di usia SD, “apa yang dimakan teman, itu yang keren.” Jika kelompok bermainnya mengonsumsi junk food, anak cenderung mengikuti agar tidak merasa terasing.

Iklan yang masif secara psikologis membentuk preferensi anak. Mereka tidak sekadar membeli makanan, mereka membeli “citra” yang ditawarkan iklan.

Kondisi finansial dan kebiasaan makan di rumah turut menyumbang peran. Jika di meja makan rumah sudah terbiasa dengan menu instan, anak akan membawa perilaku tersebut ke sekolah.

Salah satu temuan yang paling mengejutkan dalam riset ini adalah faktor kemudahan akses. Tim peneliti menemukan bahwa kemudahan mendapatkan junk food di sekitar lingkungan sekolah memberikan risiko hingga 20,412 kali lipat terhadap perilaku konsumsi makanan tidak sehat pada anak.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Iklan DigitalJunk FoodKabupaten GorontaloUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Saling Tidak Percaya, Perlucutan dan Pengendalian Senjata Nuklir Menghadapi Krisis

Next Post

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Postingan Terkait

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

9 Juli 2026
Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

9 Juli 2026

Korban Tewas Akibat Badai Tropis Maysak di Guangxi Bertambah Menjadi 39 Orang

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Next Post
Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

TERBARU

Taiwan Keluarkan Peringatan Laut untuk Topan Bavi

Topan Bavi Bawa Gelombang Maksimum 15,2 Meter di Tenggara Taiwan

Korban Tewas Akibat Badai Tropis Maysak di Guangxi Bertambah Menjadi 39 Orang

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Melanda Tanah Laut

PWNU Provinsi Gorontalo Akan Meluncurkan Desk Pilkada 2024 pada Hari Santri Nasional

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Dekat Guam dan Kepulauan Mariana Utara

Pohon Tertua Masih Dipertahankan di Pusat Kota Gorontalo

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Laut Filipina, Satu di Selat Taiwan

Pengungsi Letusan Gunung Lewotolok Bertambah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.