Minggu, Mei 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

redaksi
9 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

Ilustrasi kemasan junk food. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menemukan perilaku konsumsi junk food pada anak sekolah dasar di Kabupaten Gorontalo karena teman sebaya, iklan, dan faktor ekonomi.

Riset juga mendapati konsumsi junk food yang berkaitan dengan pola makan tidak sehat dan risiko gangguan gizi itu lantaran kebiasaan keluarga, kemudahan akses, harga, kurangnya pendidikan, serta preferensi rasa dan kemasan.

Selain itu, kurangnya edukasi menjadi faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap perilaku konsumsi junk food.

Efek domino teman sebaya faktor paling dominan. Di usia SD, “apa yang dimakan teman, itu yang keren.” Jika kelompok bermainnya mengonsumsi junk food, anak cenderung mengikuti agar tidak merasa terasing.

Iklan yang masif secara psikologis membentuk preferensi anak. Mereka tidak sekadar membeli makanan, mereka membeli “citra” yang ditawarkan iklan.

Kondisi finansial dan kebiasaan makan di rumah turut menyumbang peran. Jika di meja makan rumah sudah terbiasa dengan menu instan, anak akan membawa perilaku tersebut ke sekolah.

Salah satu temuan yang paling mengejutkan dalam riset ini adalah faktor kemudahan akses. Tim peneliti menemukan bahwa kemudahan mendapatkan junk food di sekitar lingkungan sekolah memberikan risiko hingga 20,412 kali lipat terhadap perilaku konsumsi makanan tidak sehat pada anak.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Iklan DigitalJunk FoodKabupaten GorontaloUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Saling Tidak Percaya, Perlucutan dan Pengendalian Senjata Nuklir Menghadapi Krisis

Next Post

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Postingan Terkait

Cara Kuda Laut Melangsungkan Perkawinan (1)

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

24 Mei 2026
Musim Badai Atlantik dan El Nino

Musim Badai Atlantik dan El Nino

24 Mei 2026

Musim Siklon Tropis di Atlantik 2026 di Bawah Normal

Bibit Siklon Tropis 99W Terletak di Selatan Guam

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Next Post
Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

TERBARU

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

Musim Badai Atlantik dan El Nino

Musim Siklon Tropis di Atlantik 2026 di Bawah Normal

Bibit Siklon Tropis 99W Terletak di Selatan Guam

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

AmsiNews

REKOMENDASI

Road to IDC AMSI, Kolaborasi Maksimalkan Promosi Wisata di Sumatera Selatan

Banjir Berisiko Melepas Bahan Kimia Berbahaya

BMKG: Hujan Ekstrem Memicu Banjir di Semarang

Kapasitas Layanan Iklim Saat Ini

Perubahan Iklim Berdampak Negatif Bagi Masyarakat Pesisir

Penggunaan Obat Herbal Dapat Menyembuhkan Penyakit dan Lebih Murah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.