Darilaut – Siklon Tropis Gezani saat ini terletak di utara Antananarivo, Madagaskar, pada Rabu (11/2). Hari ini beberapa pemerintah daerah telah meliburkan sekolah sebagai tindakan keselamatan publik.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan atau United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) mengkhawatirkan dampak terberat angin kencang dan hujan lebat di Madagaskar dan Mozambik.
Gezani sedikit melemah menjadi badai tropis parah (severe tropical storm) setelah mendarat di Toamasina, pada Selasa (10/2) malam.
Saat mendarat Gezani dengan kekuatan siklon tropis yang intens (intense tropical cyclone).
Berdasarkan aplikasi Zoom.earth, dinding mata (inti) badai mulai rapuh setelah pendaratan di dekat Toamasina.
Badai tropis parah Gezani saat ini dengan jarak 70 km di utara Antananarivo.
Sistem ini diperkirakan akan bergerak ke barat-barat daya menuju Mozambique Channel.
OCHA melaporkan Madagaskar dan Mozambik menghadapi risiko tertinggi, dengan daerah pesisir dan dataran rendah diperkirakan akan menanggung dampak terberat dari angin kencang, gelombang badai, dan curah hujan lebat.
Siklon Gezani memperparah kebutuhan kemanusiaan yang sudah ada. Sistem ini menguat pada tanggal 9 Februari dan mendarat di Madagaskar pada malam hari tanggal 10 Februari di dekat kota Toamasina.




