Minggu, Oktober 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lahan Basah Buatan di Irak Selatan Salah Satu Solusi Berbasis Alam

redaksi
20 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Lahan Basah Buatan di Irak Selatan Salah Satu Solusi Berbasis Alam

IOM dan UNEP secara resmi menyerahkan lahan basah buatan yang baru dibangun kepada mitra di Irak. Lahan basah ini menyediakan pengolahan air limbah alami, mendukung adaptasi iklim, dan membantu mengurangi polusi. FOTO: IOM IRAQ/X

Darilaut – Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Program Lingkungan PBB (UNEP), dan otoritas nasional Irak membangun lahan basah buatan di Thi Qar yang dilanda panas.

IOM, UNEP dan otoritas nasional Irak secara resmi menyerahkan proyek lahan basah buatan sebagai salah satu cara untuk mengatasi polusi dan kekeringan, pada Rabu (18/2).

“Tekanan iklim dan lingkungan sudah memengaruhi mata pencaharian di seluruh Irak selatan, memaksa banyak keluarga untuk mempertimbangkan meninggalkan rumah mereka,” kata Pascal Reyntjens, Kepala Misi IOM Irak.

Pascal mengatakan solusi berbasis alam yang dapat diterapkan dalam skala besar seperti ini membantu masyarakat membangun ketahanan iklim, memberi orang pilihan nyata untuk tetap tinggal dan mempertahankan mata pencaharian mereka daripada dipaksa untuk pindah.

“Kami berharap pendekatan ini akan diadopsi di daerah lain,” ujarnya.

Lahan basah ini mengolah hingga 4.000 meter kubik air limbah per hari melalui sedimentasi dan filtrasi alami di hamparan alang-alang, secara signifikan meningkatkan kualitas air sebelum dilepaskan ke lahan rawa.

Hasil pemantauan menunjukkan kinerja lingkungan yang kuat, termasuk pengurangan besar dalam polutan dan patogen, sekaligus memulihkan kondisi yang mendukung keanekaragaman hayati dan kehidupan perairan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: IOMIrakLahan BasahPerubahan IklimUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

IOM dan UNEP Bangun Lahan Basah Buatan di Irak Selatan yang Menghadapi Panas dan Kekeringan

Next Post

Badai Tropis Sedang Berkembang di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Postingan Terkait

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

11 Oktober 2026
Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

11 Oktober 2026

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Naiknya Permukaan Laut Diperparah El Niño di Delta Mekong

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Next Post
Badai Tropis Sedang Berkembang di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Badai Tropis Sedang Berkembang di Perairan Terbuka Samudra Hindia

TERBARU

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Naiknya Permukaan Laut Diperparah El Niño di Delta Mekong

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia-Norwegia Komitmen Kurangi Sampah Laut

Kualitas Informasi Publik Jangan Dikorbankan untuk Kompetisi Konten

Menghangatnya Lautan Dapat Memicu Badai

Tekanan Terhadap Sumberdaya Air Tawar Meningkat

FWI: Indonesia Gagal Hentikan Deforestasi

Pemerintah Kota Gorontalo Pantau Stunting Melalui Pos Yandu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.