Darilaut – Hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan tim peneliti internasional menemukan mikroplastik di laut dalam jalur utama Arus Lintas Indonesia (Arlindo) atau Indonesian Throughflow (ITF).
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Sains Malaysiana, berjudul ”Ingestion of Microplastics in the Planktonic Copepod from the Indonesian Throughflow Pathways” (2024), peneliti ahli madya Pusat Riset Laut Dalam, BRIN, Corry Yanti Manullang bersama tim menemukan bahwa mikroplastik telah ditemukan dalam tubuh organisme zooplankton kecil bernama kopepoda di jalur Arlindo.
Selain meneliti distribusi mikroplastik di kolom air, tim peneliti dari Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat dan Cina, mengkaji apakah partikel tersebut telah masuk ke rantai makanan laut.
Kopepoda merupakan zooplankton yang sangat melimpah di laut dan menjadi sumber makanan penting bagi berbagai jenis ikan.
Dalam penelitian tersebut, sekitar 6.000 individu kopepoda dianalisis dari beberapa lokasi di jalur Arlindo.
Hasilnya menunjukkan 133 partikel mikroplastik ditemukan di dalam tubuh organisme tersebut.
Rata-rata tingkat konsumsi mikroplastik tercatat sekitar 0,022 partikel per individu atau setara dengan satu partikel plastik pada setiap 45 kopepoda.




