Darilaut – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperingati 100 tahun atau satu abad pemantauan gunung api di Indonesia.
Menurut Menteri ESDM Arifin Tasrif, fakta tersebarnya sekitar 70 gunung api sangat aktif di seluruh wilayah Indonesia, dari jumah total 127, memerlukan perhatian serius karena beberapa di antaranya telah mengalami erupsi yang berakibat korban jiwa manusia.
Menteri Arifin, Rabu (16/9), membuka secara resmi puncak peringatan dengan tema Peringatan 100 Tahun Pemantauan Gunung Api Indonesia adalah “100 Years Anniversary of Saving Lives; Lessons Learned, Reflection and Celebration“.
Dalam siaran pers, Arifin mengatakan, fakta tersebarnya sekitar 70 gunung api sangat aktif di seluruh wilayah Indonesia, dari jumah total 127, memerlukan perhatian serius karena beberapa di antaranya telah mengalami erupsi yang berakibat korban jiwa manusia.
Namun demikian, kata Arifin, ibarat sisi mata uang, di samping ancaman bencana geologi, sisi positifnya menjadikan Indonesia memiliki tanah yang subur, 128 cekungan sedimen, 329 tempat manifestasi panas bumi, dan 421 cekungan air tanah.
Selain itu, memiliki jalur metallogenik, sehingga Indonesia banyak memiliki sumber daya mineral dan energi yang tentunya harus dikelola secara bijak dan berkeadilan.





Komentar tentang post