Selasa, Agustus 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

redaksi
31 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kawasan Konservasi Laut

Ekosistem terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ekosistem terumbu karang dunia mengalami tekanan berat sejak pertengahan abad ke-20. Hal ini akibat interaksi kompleks antara perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Tutupan karang hidup secara global dilaporkan telah menurun hingga sekitar 50 persen, menurut Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi (PRE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Taslim Arifin.

“Degradasi ini tidak hanya dipicu oleh satu faktor, tetapi merupakan akumulasi dari tekanan antropogenik, variabilitas iklim global, serta perubahan kondisi oseanografi,” kata Taslim saat menyampaikan orasi ilmiah pada acara Pengukuhan Profesor Riset BRIN, di Jakarta, Selasa (31/3).

Dalam risetnya, ditemukan bahwa penurunan kesehatan terumbu karang berkorelasi erat dengan meningkatnya suhu perairan, sedimentasi, serta konsentrasi nutrien seperti nitrat dan fosfat.

Faktor-faktor tersebut umumnya berkaitan dengan aktivitas manusia di wilayah pesisir, termasuk urbanisasi dan praktik pemanfaatan sumber daya yang tidak berkelanjutan.

Selain itu, fenomena iklim global seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) turut memperparah tekanan terhadap ekosistem karang melalui peningkatan frekuensi kejadian ekstrem.

Untuk itu, Taslim menekankan pentingnya pendekatan ilmiah terpadu dalam menjaga keberlanjutan terumbu karang melalui pengembangan Indeks Daya Dukung Ekologi (IDDE).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINTaslim ArifinTerumbu KarangTutupan Karang Hidup
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

Next Post

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Postingan Terkait

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

18 Agustus 2026
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

18 Agustus 2026

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

Semangat Kemerdekaan, Rektor UNG: Terus Belajar, Ciptakan Inovasi dan Penelitian yang Bermanfaat

Next Post
Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

TERBARU

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

AmsiNews

REKOMENDASI

Mengalami Pemanasan Tercepat, Perubahan Iklim Membawa Luka Bagi Eropa

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

Bawa Angin Kencang dan Hujan Lebat, Siklon Tropis Gezani Berada di Tepi Pantai Selatan Mozambik

Longsor Kembali Terjadi di Trans Sulawesi Pesisir Selatan Gorontalo

Cegah Inflasi, Pemerintah Kota Gorontalo dan Pohuwato Bahas Sektor Pangan

Alumni UNG Dapat Menerapkan Pengetahuan dan Berkontribusi Positif Bagi Masyarakat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.